MUNGKID– Mengatasi sampah masih jadi masalah klasik. Hal ini juga terjadi di Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran. Gunungan sampah di tepi Jalan Magelang-Purworejo, tepatnya Desa Sidoagung merupakan masalah yang belum selesai dan jadi perhatian berbagai kalangan. Salah satu yang peduli akan masalah ini adalah Koramil Tempuran.
Danramil Tempuran, Kapten Panggih pernah menggerakkan anggotanya membersihkan gunungan sampah yang ada di dekat Jembatan Sungai Setro tersebut.
”Beberapa hari lalu, anggota Koramil Tempuran membakar sampah di sana, biar sampahnya tidak menggunung,” kata Panggih, kemarin (24/3). Ia mengungkapkan hal tersebut saat rapat koordinasi mencari solusi tempat pembuangansampah dari Pasar Jambu, di Kecamatan Tempuran.
Rapat tersebut juga dihadiri beberapa instansi lain.
Di antaranya, Camat Tempuran Darmono, Sekretaris Dinas Pekerja Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU dan ESDM) Pemkab Magelang Heriyanto, Kepala UPT DPU dan ESDM wilayah Salaman Delson, Kades Sidoagung Suparno, Kadus Punduh Mahroni, dan Kepala Pasar Jambu Safrodin.
Camat Tempuran Darmono menyatakan, persoalan sampah dari Pasar Jambu pernah dibahas tiga tahun silam. Tepatnya, sejak DPU dan ESDM Kabupaten Magelang memasang papan larangan pembuangan sampah di bahu jalan dekat Jembatan Kali Setro.
“Sejak itu, belum menemukan solusi,” ungkap camat.
Sebagai solusi, Sekretaris DPU ESDM, Heriyanto akan menyediakan kontainer tempat sampah. Sampah yang dibuang pada kontainer tersebut, secara periodik akan diambil dan dibuang ke TPA Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan.
Heriyanto berjanji itu dengan syarat, Desa Sidoagung menyediakan tempat berukuran 7×5 meter untuk menempatkan kontainer.
Kades Sidoagung, Suparno, menyatakan tidak memiliki lahan di dekat Pasar Jambu. Tanah bengkok desa paling dekat ada di Dusun Punduh. Untuk menuju lokasi, harus melewati perkampungan penduduk.
Setelah dibahas, disepakati kontainer sampah diletakkan di lokasi pembuangan sampah sekarang. Untuk lokasi persisnya, DPU ESDM akan berkoordiansi dengan Bina Marga Jateng. Karena tanah tersebut millik Bina Marga Jateng.(ady/hes)