MAGELANG-Sebuah keputusan sulit harus diambil Komunitas Kebo Giras Kota Magelang. Meski afiliasi politik mereka jelas ke PDI Perjuangan, tetapi dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang mereka telah membuatkan tekad. Yakni tidak akan mendukung salah satu calon legislatif (Caleg) yang ada.
“Ini keputusan sulit. Tetapi ini harus dilakukan demi soliditas komunitas. Yang jelas kita tidak mendukung salah seorang caleg, tetapi tetap mendukung pemenangan PDI Perjuangan di Kota Magelang,” kata Ketua Komunitas Kebo Giras Kota Magelang, Hendro Prawoto, kemarin.
Hendro menegaskan, meski sikap komunitas sudah jelas dan tegas. Tetapi mereka tidak menghalangi para anggotanya untuk melakukan pilihan.
“Silahkan kalau anggota ada yang memilih salah seorang caleg untuk didukung. Tetapi ini adalah sikap individu bukan komunitas,” tuturnya.
Guna menghindari gesekan-gesekan politik, komunitas saat ini fokus dengan tujuan yang telah dideklarasikan pada ulang tahun ketiga, 27 Desember 2013 lalu. Yakni tidak hanya bergerak di bidang politik saja. Melainkan terjun juga ke bidang sosial kemasyarakatan.
“Untuk sementara, kita fokus ke bidang sosial kemasyarakatan. Yakni dengan banyak memberikan kegiatan sosial yang tujuannya untuk membangun Kota Magelang lebih baik lagi. Salah satunya dengan berupa aksi sosial,” jelas Hendro.
Aksi sosial yang dilakukan kemarin berupa pemberian bantuan ke Panti Asuhan Putra-Putri Kumuda Kota Magelang. Balai Rehabilitasi Sosial binaaan Pemkot Magelang yang terletak di Mateseh tersebut dibantu sembako. Sebelumnya, mereka juga telah mengadakan pengobatan gratis, bersih-bersih kota, jalan sehat gratis berhadiah dan lainnya.
“Kali ini kita fokus ke panti asuhan. Yah, sekedar kepedulian yang tidak seberapa,” tambah Wakil Ketua Komunitas Kebo Giras, Didik Sri Kuncoro.
Bantuan sembako dari Kebo Giras secara simbolis diterima oleh Sunarto selaku pengurus panti asuhan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Semoga masih ada bantuan-bantuan lainnya,” harap Sunarto. (dem)