PURWOREJO – Pedagang pakaian pada kegiatan car free day (CFD) di Alun-alun Purworejo mengeluhkan sepinya pembeli. Mereka berharap pemkab memberikan kebijakan khusus. Lantaran selam dua bulan terakhir, dipindah ke sisi timur, omset penjualannya belum optimal.
“Kalau boleh meminta, kami ingin kembali berjualan di sisi barat, bergabung lagi dengan pedagang kuliner,” kata Pengurus Paguyuban Pedagang Nonkuliner CFD, Andi Prasetyo, kemarin (23/3).
Menurut Andi, pada ajang CFD, masyarakat lebih banyak melakukan kegiatan di Alun-alun sisi bagian barat atau Jalan Mayjen Sutoyo. Karena, penutupan jalan secara total dilakukan di Jalan Mayjen Sutoyo. Sementara di timur atau Jalan Urip Sumoharjo hanya ditutup sebagian.
“Idealnya, orang istirahat usai berolah raga beli jajanan atau minuman. Lha semua makanan dan minuman ada di bagian barat semua, otomatis sini sepi. Kalau dulu, kami jadi satu di barat. Sambil makan, mereka melihat pakaian dan berminat membelinya,” ujarnya.
Andi menambahkan, PKL nonkuliner meminta ada pembagian tempat, jika ditujukan untuk meramaikan lokasi.
“Bisa saja, sebagian kuliner ditempatkan di sini. Antara kuliner dan nonkuliner ada bagian yang tidak bisa dipisahkan,” imbuhnya.
Menurut Andi, ini pernah disampaikan pada pertemuan antar-PKL dengan Diskoperindagpar Purworejo. Dari kuliner keberatan dengan penggabungan.
Ya itu hanya keluhan kami. Kami berusaha menerima apa yang menjadi kebijakan dari pemkab,” katanya.(tom/hes)