BANTUL-Ancaman mogok yang dilakukan sejumlah pemain Persiba Bantul ternyata bukan isapan jempol. Secara mengejutkan, latihan perdana usai libur seminggu yang dijadwalkan kemarin batal lantaran hanya ada delapan pemain datang ke Stadion Sultan Agung (SSA).
Mereka adalah tiga legiun asing Emile Mbamba, Ngon A Djam, dan Eduardo Bizarro serta pemain nasional Madjid Mony, M Isnaeni, Satrio Aji, Ugik Sugiyanto dan Andi Setiawan. Ya, mereka harus kecelik lantaran keputusan pelatih Sajuri Said yang akhirnya membatalkan latihan.
Sebelumnya beredar kabar kalau ada lima pemain yang berencana untuk mengadakan aksi mogok yakni M Aulia, Solehuddin, Didik Ariyanto, Johan Ibo, dan Rian Wahyu. Tetapi kenyataannya, penggawa seperti Wahyu Tri Nugroho (WTN) yang notabene merupakan kapten tim kesebelasan pun mangkir dari SSA.
Sajuri memilih berfikir positif tentang fakta ini. Menurutnya, mungkin saja absennya banyak pemain disebabkan karena kendala transportasi. Memang, selama liburan sepekan terakhir banyak pemain yang memutuskan untuk pulang dulu ke kampung halaman mereka. “Intinya untuk sekarang saya memilih untuk berfikir positif dulu. Bisa saja hujan deras juga menjadi sebab kenapa anak-anak tidak datang,” sergahnya.
Namun, Sajuri mengaku tidak akan menunggu timnya komplet. Berapapun jumlah pemain yang datang, hari ini dirinya tetap akan menggelar latihan. Menurutnya waktu Persiba untuk melakukan pembenahan memang tidak banyak.
Ya, sebelum menjalani libur Pemilu Legislatif (Pileg) prestasi Persiba di ajang Indonesian Super League (ISL) memang sangat buruk. Dari enam laga yang dijalani, WTN cs baru mengemas dua angka saja. Hal ini membuat klub kebanggaan Paserbumi dan Curva Nord Famiglia (CNF) tersebut untuk sementara terdampar di posisi buncit Wilayah Timur.
“Kami sudah tak memliki banyak waktu untuk berbenah. Meskipun nantinya tak efektif, saya tetap akan menggelar latihan besok (hari ini, Red) sekalipun para hanya ada delapan pemain yang ikut latihan,” tandasnya.
Prahara yang dialami Persiba ini bermula dari ketidakjelasan apakah gaji bulan Maret akan cair atau tidak. Kabarnya, hingga sekarang manajemen belum memiliki dana untuk membayarkan hak pemain bulan ini. Padahal, tenggat pembayaran gaji Maret jatuh hari ini.
Selain itu, banyak penggawa yang tidak terima gaji pertama mereka terhitung per Februari. Pasalnya, sebagian besar pemain yang ada sekarang sudah berada di Bantul sejak Desember. Apalagi mereka juga bermain untuk Persiba di salah satu ajang bergengsi Inter Island Cup (IIC).
Sayangnya, saat coba dikonfirmasi manajemen Persiba bungkam. Sekretaris Persiba Wikan Werdo Kisworo serta Wakil Manajer Bagus Nur Edy Wijaya enggan mengangkat ponselnya.(nes/din)