PURWOREJO – Warga Suronegaran, Purworejo digemparkan penemuan mayat Wisnu Adi Pratomo, 17, di sebuah gudang kayu di kompleks kios Pasar Suronegaran, Minggu (23/3) petang. Korban dikenal sebagai anak jalanan. Hingga ditemukan meninggal dunia, belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.
Informasi dari lapangan menyebut, korban merupakan warga Desa Mudal RT 01/RW 03, Kelurahan Purworejo. Sebagai anak jalanan, korban sering didapati mengamen. Selama ini, banyak yang mengetahui korban sering tidur bermalam di gudang kayu tersebut.
Saksi mata, Waliyati, 30, warga Kampung Suronegaran RT 01 RW 10, menuturkan, ia yang pertama kali melihat mayat korban. Awalnya sekitar pukul 05.00 dini hari, ia melihat korban terbaring di gudang kayu tersebut. Saat itu, ia mengira korban tengah tertidur lelap seperti biasanya.
“Korban sering tidur di tempat itu sendirian. Saya tahunya ia sering mengamen. Ya, dia anak jalanan yang sudah biasa tidur sembarang tempat. Kadang di stasiun, kadang di kawasan Alun-alun Purworejo,” tuturnya.
Menurut Waliyati, siang harinya sekitar pukul 14.30 saat dirinya akan mengangkat jemuran, kembali mendapati korban masih terbaring dengan posisi yang tak berubah. Kecurigaanya muncul. Saat dikerumuni lalat, ia melihat tubuh korban tak juga terjaga.
“Posisi tidurnya sama persis seperti saat saya lihat pagi hari. Saya tidak berani mendekat, langsung saya memanggil teman-temannya untuk melihat kondisi korban. Saat hendak dibangunkan, ternyata korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Kemudian, perwakilan warga menghubungi kepolisian atas temuan mayat Unyil. Jenazah dibawa petugas ke RSUD Saras Husada Purworejo untuk kepentingan outopsi.
Sugiyarto, 28, saudara sepupu korban menjelaskan, beberapa hari terakhir korban mengaku dirinya tengah memiliki masalah dengan salah satu temannya. Namun, Sigyarto tidak mengetahui secara pasti apa permasalahan yang dimaksud.
“Anaknya jarang pulang. Terakhir kali, ia bilang ada masalah dengan teman soal sepeda motor. Permasalahannya seperti apa saya tidak tahu. Biar polisi yang menyelidiki penyebab kematiannya,” katanya.(tom/hes)