CORETAN: Seorang warga menunjukan coretan yang dinilai provokatif di jalan raya dan tembok jembatan di Dusun Grigit, Mlangsen, dan Palihan II, Desa Palihan, Kecamatan Temon.
TEMON – Tulisan warna putih bertuliskan pro bandara, bandara yes, tetep pro bandara, WTT??? lanjutkan bandara, menghiasi jalan raya dan tembok jembatan di Dusun Grigit, Mlangsen, dan Palihan II, Desa Palihan, Temon. Diduga tulisan itu sudah ada sejak dua minggu lalu. Warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) pun melaporkan aksi coret-coret ini ke polisi.Adanya tulisan itu, WTT kemudian melaporkannya ke Polsek Temon. Tulisan menggunakan cat semprot warna putih itu dinilai WTT sebagai kalimat provokatif. Sehingga layak dilaporkan ke pihak berwajib.Humas WTT Martono mengatakan sebetulnya tulisan itu sudah dihapus tiga hari lalu. Namun setelah dihapus, tulisan itu ada lagi. Bahkan, tulisan itu diperjelas menggunakan warna merah. Dia melaporkan hal ini sebagai wujud serius WTT menyikapi aksi itu.Salah seorang warga melihat ada orang yang melintas menggunakan motor dan berhenti di lokasi tersebut. Lalu dia mengeluarkan cat semprot dan menuliskan kalimat yang bisa memecah belah warga tersebut.Martono mengatakan, dia bersama sekitar 20-an orang kemudian mendatangi Polsek Temon untuk melaporkan kasus ini. “Kami melaporkan kasus ini,” kata Martono (25/3).Kapolsek Temon Kompol Sukadi membenarkan adanya kehadiran warga Palihan yang dating ke Polsek Temon. Warga minta agar tulisan tersebut dihapuskan karena dapat mengganggu pengguna jalan dan dapat membahayakan.Selain itu warga juga meminta agar polisi berkoordinasi dengan pemerintah desa agar meghapus tulisan tersebut. Apalagi tempat tersebut merupakan fasilitas negara yang wajib dijaga kebersihannya. “Mereka minta agar yang menulis diingatkan,” kata Sukadi. (fid/iwa)