JOGJA-PT Liga Indonesia (PT LI) resmi merilis jadwal Divisi Utama 2014. Dua tim DIJ PSIM Jogja dan PSS Sleman langsung memulai petualangannya 15 April mendatang.
Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja bakal bertandang ke kandang Persinga Ngawai di Stadion Ketonggo, Ngawi. Sedangkan PSS bermain di kandang sendiri Maguwoharjo International Stadium (MIS) menjamu Persenga Nganjuk.
Sedangkan Derby d’ Jogjakarta antara PSIM Jogja dan PSS Sleman dipastikan bertemu pada matchday keempat 29 April. PSS terlebih dahulu menjadi tuan rumah dengan menjamu sang saudara tua di MIS.
Laga ini sangat dinantikan. Maklum saja, selain selalu berjalan seru, kedua tim ini cukup lama tak bertemu. Pertemuan terakhir terjadi pada tahun 2010, saat PSIM menang 1-0 atas PSS.
Manajer Administrasi Kompetisi PT LI Darwis Satmoko memastikan jadwal yang sudah dirilis bersifat definitif. Pasalnya disana sudah tercantum tanda tangan CEO PT LI Joko Driyono lengkap dengan stempel PT LI.
“Jadwal ini bukan bersifat draft. Dengan begitu inilah yang akan dilakoni para peserta DIvisi Utama musim ini,” sergahnya.
Terkait upacara pembukaan Darwis mengatakan PT LI belum menentukan tempatnya. Namun sejauh ini sudah dua klub yang mengajukan menjadi tuan rumah pembukaan yakni PSGC Ciamis dan Persipasi Bekasi. Tuan rumah pembukaan sendiri baru ditunjuk pada pertemuan manajer Selasa (1/4).
Sayangnya, jadwal yang sudah dirilis mendapat tanggapan kurang enak dari kubu PSIM. Direktur Operasional PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Sri Kastawa menilai PT LI sedikit kurang peka terhadap keuangan banyak tim peserta.
PT LI tidak memasangkan PSIM dan PSS serta Persenga dan Persinga dalam satu couple. Menurutnya, setelah bertandang ke Ngawi pada laga perdana, seharusnya PSIM melanjutkan perjalan mereka ke Nganjuk. “Akibat hal ini jelas biaya transportasi bakal membengkak lagi,” jelasnya.
Bagi Jarot, PSIM bisa saja melakukan protes ke PT LI. Hanya saja hingga saat ini pihaknya belum mengambil ancang-ancang menempuh langkah tersebut. Pelatih PSS, Sartono Anwar lebih menyoroti debut yang timnya lakukan pada 15 April.
Sebenarnya, kata dia setelah Pemilu Legislatif )Pileg 2014, PSS berencana kembali melakoni laga uji coba tandang. Namun dengan diharuskannya bermain pada 15 April otomatis uji coba tandang tak bisa dilakukan. “Tapi karena jadwalnya begini otomatis rencana itu tinggal rencana,” terangnya. (nes/din)