* Gaji Tak Kunjung Cair, Pemain Makin Resah
BANTUL-Angin segar sedikit menghinggapi satuatunya klub DIJ yang berlaga di Indonesian Super Laague (ISL) Persiba Bantul. Setelah sesi
latihan mereka hingga Rabu lalu hanya diikuti sedikit pemain, kemarin para penggawa sudah mulai menampakkan batang hidungnya di Stadion Sultan Agung (SSA).
Walhasil, kemarin hampir semua pemain sudah mulai berlatih di bawah arahan pelatih kepala Sajuri Said. Hanya satu pemain saja yang absen karena belum beranjak dari kampong halamannya.
Sayangnya, pemain yang belum menampakkan diri adalah salah satu pilar penting di lini tengah The Reds, Arwin Rabdha. Saat dimintai keterangan via Blackberry Messenger (BBM) kemarin, Arwin mengaku masih berada di Makassar. “Ya, saya masih berada di Makassar. Belum bisa kembali karena tidak memiliki uang untuk membeli tiket penerbangan ke Jogja,” tandas sosok yang juga berkontribusi membawa Persiba menjuarai Divisi Utama tiga tahun silam ini.
Arwin mengatakan dirinya juga belum mengambil ancang-ancang terbang ke Bumi Projotamansari. Alasannya, keadaan manajemen Persiba masih belum jelas. Bahkan untuk membayar gaji Maret saja, kubu Persiba belum bisa menjamin. Padahal, seharusnya para pemain sudah menerima haknyaSelasa (25/3) lalu.
Kakak Alfian Rabdha ini juga tidak menjamin akan kembali membela Persiba di Indonesian Super League (ISL) musim ini. Jika hingga dalam
waktu dekat tidak ada perkembangan soal gaji, bukan tidak mungkin Arwin mencari klub lain untuk dilabuhi. Apalagi, cukup banyak klub
Divisi Utama yang masih melakukan perekrutan pemain. “Intinya saya tidak bisa berjanji untuk kembali ke Bantul. Kalau ternyata kesana tidak digaji ya buat apa. Namun saya akan terus
menunggu perkembangan di sana,” terangnya.
Pelatih Sajuri Said mengaku prihatin dengan keadaan di Persiba. Guru SMAN 1 Pajangan Bantul tersebut mengatakan jika mereka sampai kehilangan Arwin tentunya bakal menjadi kerugian besar. “Saya berharap manajemen bisa segeramemenuhi hak pemain. Sebab kasihan kalau terus seperti ini. Apalagi jika kami sampai kehilangan gelandang berkelas seperti Arwin,” sergahnya.
Meskipun latihan sudah diikuti hampir seluruh pemain, ia memandang banyak penggawa Persiba yang masih dilanda kegalauan. Jika keadaan seperti ini terus berlanjut maka Persiba bisa semakin terbenam di dasar klasemen Wilayah Timur. Pertengahan April mendatang Laskar Sultan Agung sudah ditunggu dua laga tandang berat kontra Persepam Madura United dan Persela Lamongan. “Ditambah lagi setelah itu kami akan menjamu dua tim Papua di akhir April. Waduh jujur lama-lama pusing juga menghadapi keadaan seperti ini,” bebernya. (nes/din)