SLEMAN-PSS Sleman akhirnya mendapatkan lawan dari kompetisi kasta tertinggi, Indonesian Super League (ISL). Sebelum Ramadan, tim besutan Herry Kiswanto tersebut dipastikan bertemu salah satu klub bersejarah di Indonesia, yakni Persebaya Surabaya. Manajer PSS Sukoco mengatakan, kepastian menghadapi Persebaya didapat setelah menjalani negosiasi cukup panjang. Kemarin (18/6) Persebaya resmi memutuskan untuk melakukan tur tandang ke Maguwoharjo International Stadium (MIS), Sleman. “Bidikan utama kami sebenarnya ada dua. Yakni Persebaya dan Arema Cronus. Namun pada akhirnya Persebaya lah yang kami dapatkan sebagai lawan latih tanding,” jelas Pegawai Bappeda Kabupaten Sleman tersebut.
Kepastian laga melawan Persebaya ini menggugurkan kabar sebelumnya yang menyatakan Super ELang Jawa (Super Elja) bakal berhadapan dengan Perseta Tulungagung sebelum Ramadan. Koco mengakui Perseta memang menjadi salah satu calon lawan. Namun sejak awal manajemen memang mengutamakan Persebaya. Sukoco memastikan pada awal bulan Ramadan nanti PSS kembali menjalani latih tanding berskala besar. Perseta tetap menjadi salah satu calon lawan. Namun Perseta harus bersaing dengan beberapa tim lain termasuk competitor Pesebaya di ISL 2014 Wilayah Timur Persela Lamongan. “Mungkin Perseta bisa kami lawan saat awal Bulan Ramadan. Namun pilihan kami masih banyak. Masih ada Persela, PSIS Semarang dan tim-tim lain yang tentunya tak bisa disebutka satu per satu,” jelasnya.
Koco sendiri menegaskan Persebaya adalah lawan yang sangat cocok untuk PSS. Selain memiliki nama besar, tim berjuluk Green Force ini juga dihuni pemain-pemain bintang. Skill di atas rata-rata yang dimiliki skuad Persebaya tentu menjadi jaminan PSS mendapat pelajaran berharga dari laga uji coba tersebut. “Saya juga mendapatkan kabar kalau Persebaya bakal membawa kekuatan penuh. Tapi untuk mega bintang mereka Greg Nwokolo ya tergantung diizinkan meninggalkan Pelatnas Tim Nasional (Timnas) atau tidak. Tentunya saya berharap juga Greg hadir agar penonton semakin semangat menyaksikan pertandingan,” paparnya.
Anggota Dewan Direksi PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono mengaku dipilihnya Persebaya juga disebabkan belum siapnya calon lawan lainnya. Justru kata Pardji hanya tim besutan Rahmad Darmawan tersebut yang benar-benar siap bertandang ke Sleman. “Ternyata malah Persebaya yang benar-benar siap menghadapi PSS. Karena itulah tim ini yang pada akhirnya kami pilih sebagai lawan,” tegasnya.
Adapun soal keputusan mengelar kick of pukul 15.30, Pardji menyatakan hal itu terkait dengan Piala Dunia 2014. Ya, dengan adanya pertandingan Piala Dunia pada pukul 23.00 PSS harus memberikan kesempatan istirahat cukup pada masyarakat menonton laga di kejuaraan terakbar di kolong jagat tersebut. “Ini juga berkaitan dengan Piala Dunia. Karena itulah kami memilih untuk menggelar pertandingan tersebut pada sore hari,” jelasnya. Pelatih PSS Herry Kiswanto (Herkis menyambut positif laga kontra Persebaya. Namun dia khawatir Persebaya tidak dibela kekuatan penuh lantaran banyaknya pemain yang dipakai Tim Nasional (Timnas) U-23. (nes/din)