BANTUL– Pemilihan presiden dan wakil presiden tinggal menunggu hitungan hari. Namun demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Bantul tetap melakukan sosialisasi dan melakukan berbagai persiapan untuk mendongkrak partitipasi para pemilih. “Sosialisasi ke sejumlah rumah sakit (RS),” terang komisioner KPU Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Arif Widianto saat persiapan pilpres di kantor KPU kemarin (6/7).
Di antaranya adalah RS Panembahan Senopati, dan RS Santa Elisabeth Ganjuran. Harapannya pihak rumah sakit dapat menyosialisasikan hal serupa kepada pasien saat hari pencoblosan nanti. Tujuannya agar pasien rawat inap tetap dapat menyalurkan hak politiknya saat coblosan pilpres 9 Juli mendatang. Nantinya para pasien rawat inap tersebut dapat mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) yang terdekat dari RS. “Pada prinsipnya PPS menunggu pasien yang akan moncoblos,” ujarnya.
Di samping itu, para pengguna handphone saat hari pencoblosan nanti juga akan mendapatkan sms broadcast. Isinya ajakan untuk mencoblos. Dia menerangkan, penyelenggara pemilu telah bekerjasama dengan provider. Antara lain Telkomsel, XL Axiata dan 3. “Indosat belum. Tapi nanti kabarnya bagi pengguna indosat akan mendapatkan sms broadcast dari pihak ketiga yang telah diajak kerjasama,” ungkapnya.(zam/din)