WONOSARI – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07, Purbosari, Wonosari kemarin (9/7) sekitar pukul 11.45 menyelesaikan proses rekapitulasi penghitungan surat suara pilpres 2014. TPS tersebut merupakan lokasi coblosan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Gunungkidul Badingah.Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 7, Purbosari, Wonosari, Budi Raharjo mengatakan, hasil rekapitulasi penghitungan suara mengunggulkan Jokowi-JK. Dari 193 pemilih, pasangan nomor urut dua ini mendapatkan dukungan 120 suara. Sementara, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 72 suara. Sisanya, satu suara dinyatakan tidak sah, karena semua calon dicoblos semua. “Hasilnya seperti diketahui bersama, pasangan Jokowi-JK unggul di sini,” kata Budi Raharjo.
Dia menjelaskan, jumlah daftar pemilih tetap di TPS tersebut 234 pemilih. Namun, hanya 193 pemilih yang menggunakan hak suaranya dalam pilpres kali ini. Sementara sisanya, sebanyak 40 orang tidak menggunakan hak pilihnya.”Kami mendapatkan surat suara 241 lembar. Jumlah ini sudah termasuk dua persen cadangan dari jumlah DPT yang ada,” ujarnya.Proses penghitungan suara berlangsung sepi penonton. Kedua saksi nampak serius mengamati. Di menit-menit akhir, laju suara Jokowi-JK terus bergerak meninggalkan Prabowo-Hatta. “Jokowi-JK,” teriak salah seorang anggota KPPS mengakhiri proses hitung suara pilpres 2014.Sebelumnya, sekitar pukul 08.00, ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta Gunungkidul Badingah yang juga Bupati Gunungkidul masuk ke TPS tersebut. Didampingi keluarga besar dan kerabat, menyerahkan undangan kemudian menunggu giliran masuk ke bilik suara. Beberapa waktu kemudian rombongan meninggalkan lokasi.
Badingah sebelum masuk ke mobil melambaikan tangan kepada wartawan. Mengumbar senyum dan menunjukkan bukti telah mencoblos dengan mengeluarkan telunjuk yang sudah berbekas tinta.Terkait dengan kekalahan di kandang sendiri, Badingah enggan berkomentar. Namun dia sempat mengatakan bahwa secara keseluruhan pesta demokrasi di wilayahnya berjalan aman dan lancar. “Partisipasi masyarakat cukup besar,” kata Badingah. (gun/iwa)