JOGJA – Sistem kurikulum yang dilaksanakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat University of California, Los Angeles (UCLA) Amerika Serikat kagum. Sebagai bentuk kekaguman tersebut, UCLA mengutus dua delegasi untuk membicarakan kerja sama kemarin (11/7). Dua delegasi itu ialah Prof Juliana Wijaya dan Prof Dr Gyanam Mahajan dari. Sebagai bentuk keseriusan penjajakan tersebut, UCLA akan mengirimkan mahasiswanya untuk belajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIP)A di UNY.
“Penjajakan ini untuk pengembangan kurikulum Asian Languages and Cultures Programs UCLA,” kata Prof Dr Gyanam Mahajan dalam kunjungannya kemarin. Mereka diterima oleh Rektor UNY Prof Dr Rochmat Wahab, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan, Prof Suwarsih Madya, dan Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan Dr Ing Satoto E. Nayono.
Menurutnya, Bahasa Indonesia perlu dipelajar oleh mahasiswa UCLA. Sebab, Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia. Selain belajar Bahasa Indonesia, ia berharap mahasiswa UCLA diperbolehkan belajar budaya, musik tradisional, dan batik khas Indonesia. “Budaya dan musik tradisional di Indonesia sangat indah,” terangnya.
Rochmat Wahab mengatakan UNY sangat terbuka menjalin kerjasama dengan universitas mana pun. Sebelumnya, UNY telah bekerjasama dengan universitas di Negara kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand. “Kami ingin UNY dikenal luas oleh dunia internasional,” kata Rochmat.
Rencananya, kerja sama kedua universitas tersebut akan difokuskan pada program BIPA. Program BIPA merupakan penggabungan pengajaran Bahasa Indonesia dengan kelas-kelas budaya seperti musik gamelan, batik, dan ekskursi ketempat wisata di Jogjakarta dan sekitarnya. (mar)