MAGELANG – Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang mengadakan kerja sama dengan Badan Arsip dan Perpustakaan (Bapusda) Pemprov Jawa Tengah. Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT dengan Kepala Bapusda, SP Andriani Sulistyowati SHdi Ruang Sidang Gedung Rektorat UM Magelang kemarin (17/7). Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan UM Magelang, termasuk pengurus Badan Pembina Harian (BPH).
Kerjasama ini untuk meningkatkan hubungan institusional antara kedua pihak dalam melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Khususnya dalam pengelolaan kearsipan dan pengembangan perpustakaan dalam jangka waktu lima tahun.Adapun program yang akan dilakukan, antara lain perbantuan atau tukar-menukar tenaga ahli, lokakarya, seminar, penyerahan arsip bernilai guna sejarah dan informasi tinggi, serta penggunaan laboratorium, pemanfaatan perpustakaan, serta fasilitas lainnya.”MoU tidak sebatas di atas kertas, namun digunakan untuk meningkatkan peran masing-masing institusi,” papar Eko Muh Widodo.
Dijelaskan, UM Magelang sebagai lembaga pendidikan tinggi concern dalam hal kearsipan. Untuk itu, Bapusda diharapkan bisa membina dan memberikan pelatihan pengarsipan di UM Magelang agar lebih baik.Andriani Sulistyowati berharap kerja sama dengan UM Magelang, yang merupakan perpanjangan dari kerja sama yang dilakukan lima tahun sebelumnya, terus berlanjut. Ia menilai, arsip di UM Magelang masihdiperlukan sebagai dokumentasi. Untuk itu, ia siap mengadakan pelatihan di UM Magelang seperti beberapa waktu sebelumnya. “Bapusda Jawa Tengah telahmendapatkan akreditasi A dan terbaik tingkat nasional dari 33 propinsi di Indonesia. Perpustakaan sebagai gerbang informasi, sehingga dibutuhkan masyarakat di masa yang akan datang,” katanya.(dem/hes)