MUNGKID – Jumlah penumpang arus balik Lebaran 2014 di Terminal Muntilan mengalami penurunan. Pada puncak arus balik Lebaran tahun 2013, jumlah bus malam mencapai 98 kendaraan. Pada tahun ini, hanya 72 kendaraan dengan jumlah penumpang 2.160 orang.Adapun jumlah bus sedang sebanyak 32 kendaraan dengan penumpang 960 orang. Bus kecil sebanyak 20 kendaraan dengan penumpang 440 orang. Sedangkan Angkudes ada 61 kendaraan dengan penumpang 612 orang. Penumpang arus balik mengalami penurunan jumlah pada tahun ini diduga beberapa faktor. Salah satunya kondisi jalur ke Jakarta yang mengalami kemacetan parah sebelum Lebaran.
“Adanya kendaraan alternatif lain yang lebih cepat. Yakni kereta api dan pesawat udara membuat penumpang lebih memilih moda angkutan tersebut. Harga tiketnya juga tidak selisih jauh,” kata Kepala Terminal Muntilan Agus Raharjo kemarin (3/8).Meski mengalami kenaikan jumlah armada dan penumpang sebesar 100 persen dibanding hari biasa, puncak arus balik tahun ini diketahui lebih rendah dibanding pada 2013. Pada puncak arus balik tahun ini, bus malam terakhir mengangkut penumpang hingga pukul 20.00. Padahal pada hari biasa hanya pukul 16.00-17.00. “Keterlambatan karena kedatangan bus yang juga terlambat akibat jalan macet. Kalau bus datang tepat waktu, mungkin pukul 18.00 sudah selesai naikkan penumpang,” paparnya.
Ia memperkirakan, arus balik terakhir adalah hari Minggu kemarin (3/8). Karena kebanyakan karyawan sudah masuk kerja hari ini (4/8). Mayoritas penumpang arus balik merupakan pekerja yang akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya.Salah satu warga Muntilan, Widodo mengaku kembali ke Tangerang untuk bekerja. Ia memilih kembali ke tempat kerja kemarin (3/8), untuk mengantisipasi kemacetan panjang yang terjadi. Pria berusia 40 tahun itu berangkat dari Terminal Muntilan. “Kebetulan saya liburnya masih tiga hari lagi. Sehingga balik ke Tangerang Minggu (kemarin, Red) saja,” katanya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dinas Perhubunngan Kabupaten Magelang P. Sudig Yurianto mengatakan berkurangan arus balik kendaraan mulai terjadi sejak Sabtu malam (2/8). Kondisi itu terus berlangsung hingga kemarin sore (3/8).”Kondisi saat ini ramai lancar,” katanya.Sudig meneruskan, berdasarkan penghitungan posko terpadu, jumlah kendaraan roda empat yang melintas pada Sabtu sore (2/8) mencapai 35 kendaraan per menit atau 2.100 kendaraan per jam. Sementara arus kendaraan sepeda motor mencapai 38 kendaraan per menit dari arah Jogjakarta menuju Semarang.Saat puncak arus balik, tercatat 60 kendaraan roda dua per menit yang menuju ke selatan. Namun, didominasi kendaraan berplat nomor dalam daerah. Kemungkinan sepeda motor menuju objek wisata Borobudur dan lainya.(ady/hes)