PURWODADI – Suasana libur lebaran masih terasa di Pantai Jatimalang, Purwodadi, Purworejo. Ribuan pengunjung masih memadati pantai andalan Purworejo tersebut (3/8).Pantauan Radar Jogja, pengunjung yang datang membuat antrean panjang di pintu masuk Pantai Jatimalang. Mayoritas pengunjung warga lokal Purworejo dan warga dari Wonosobo, Magelang, dan Temanggung. Untuk warga Purworejo, kebanyakan menggunakan motor. Sementara warga dari kabupaten tetangga kebanyakan datang berombongan menggunakan mobil pribadi, selebihnya menggunakan mobil bak terbuka atau truk yang hanya ditutup terpal.
Libur terakhir yang bertepatan dengan libur akhir pekan ini menjadi hari yang dipilih warga setelah sibuk bersilaturahmi. Momen yang tepat sebelum mereka kembali melakukan aktivitas kerja. “Pengunjungan kebanyakan warga lokal. Kalau pemudik dari jauh seperi Jakarta tinggal sebagian,” terang Heri Setyawan, petugas pintu retribusi Pantai Jatimalang, (3/8).Tingkat kunjungan naik signifikan. Pada hari biasa tingkat kunjungan hanya kisaran ratusan. Namun saat libur lebaran mencapai ribuan. Hal itu dibuktikan dengan hasil penjualan tiket retribusi. Pada H+1 (29/7) pengunjung sebanyak 28 ribu. Pada H+2 (30/7) 82 ribu. “Puncaknya H+3 (31/7) mencapai 87 ribu pengunjung. Pada H+4 (1/8) sebanyak 59 ribu pengunjung, sedangkan pada H+5 (2/8) sebanyak 51 ribu pengunjung. Hari ini (kemarin) mungkin naik lagi, karena hari libur terakhir,” ungkapnya.
Tiket masuk Pantai Jatimalang naik Rp 1.000, yakni Rp 4.000 per orang. Untuk menjaga keamanan kendaraan, pengunjung dikenai biaya parkir, untuk mobil dikenakan biaya Rp 5.000, motor Rp 2.000. Petugas retribusi Pantai Jatimalang lainnya, Maryono menjelaskan libur lebaran kali ini cukup besar membantu merealisasikan target pendatapan Pemkab Purworejo. Target PAD Pantai Jatimalang sekitar Rp 500 juta setahun. Salah seorang pengunjung, Nandar, 30, warga Bekasi mengatakan setiap lebaran dia menyempatkan ke Jatimalang. Dia berlibur bersama keluarga menikmati kuliner ikan di Jatimalang. “Saya tidak pernah bosan berlibur ke sini, tidak kalah dengan pantai-pantai di Jakarta. Kebersihan pantai masih perlu diperhatikan, tidak ada tempat sampah,” ujarnya. (tom/iwa)