KASIHAN – Libur panjang Lebaran membawa berkah tersendiri bagi para perajin gerabah di sentra kerajinan Kasongan, Kasihan. Bagaimana tidak, omzet penjualan mereka naik hingga 50 persen dibanding hari-hari biasa. ,”Selama beberapa hari terakhir naik sekitar 40 hingga 50 persen,”terang Dumi Sumiasih, pemilik kios Dwiyanto Keramik di Kasongan, kemarin (3/8).Di antara produk gerabah yang menjadi pilihan konsumen selama libur Lebaran adalah patung loro blonyo, guci dan berbagai pernak-pernik hiasan rumah. Beragam produk gerabah ini, kebanyakan ingin dijadikan sebagai cinderamata atau oleh-oleh para pemudik.
“Ya semacam kenang-kenangan lah karena mereka kan dari luar kota,” ujarnya. Namun demikian, ada juga wisatawan mancanegara yang berbelanja beragam produk gerabah khas Kasongan ini.Dumi mengaku telah menyediakan banyak stok berbagai jenis produk gerabah sebelum memasuki bulan Ramadan lalu. Sebab, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya saat libur Lebaran selalu terjadi peningkatan transaksi. “Perkiraan peningkatan konsumen ini sampai H +10 lebaran,” ungkapnya.
Vera Asmiana, seorang pembeli mengatakan, hampir setiap tahun dia selalu memborong beragam produk gerabah di sentra kerajinan Kasongan. Mulai pernak-pernik hiasan rumah, ulegan hingga cobek. “Di tempat saya kan nggak ada,” ucap perempuan asal Sumatera ini. Selain itu, Vera beralasan beragam produk yang berbahan dasar tanah liat ini tidak mudah pecah. (zam/laz)