MAGELANG – Lima pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Magelang terlambat ikut apel pagi. Wali Kota Sigit Widyonindito menangkap basah mereka saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di instansi yang dipimpin Muchamad Abdul Aziz, selaku pelaksana tugas (Plt) kepala BP2T tersebut.Wali kota lebih masygul lagi, karena ke-5 PNS yang terlambat bekerja di instansi yang melayani masyarakat di bidang perizinan dan nonperizinan.”Liburnya kan sudah lumayan lama. Harusnya mereka bisa datang kantor lebih awal. Apalagi ini melayani masyarakat. Jadi harus datangtepat waktu,” kritik Sigit saat Sidak Hari Pertama Masuk Kerja Paska Libur Panjang Lebaran 2014, kemarin (4/8).
Setelah itu Sigit dan rombongan melakukan sidak ke Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Puskesmas Kerkopan, dan Kantor Kecamatan Magelang Utara. “Laporan sementara, ada beberapa PNS yang tidak ikut apel pagi. Data secara keseluruhan masih direkap BKD,” papar wali kota.Kabag Humas, Protokol dan Santel Kota Magelang Sutomo Hariyanto SH menambahkan, Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga melakukan sidak ke berbagai SKPD di lingkungan Pemkot Magelang, termasuk ke kantor kelurahan. “Pak Wali mintaPNS yang terlambatmasuk kerja supaya dicatat dan dilaporkan. Mengenai sanksinya diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010,” tegas Sutomo.Wali kota dan rombongan melakukan sidak dan memimpin langsung apel pagi di lingkungan kerjanya. Lokasi yang dipilih adalah instansi pelayanan publik. Yaitu, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T). Kedua intansi tersebut berdampingan dalam satu lokasi di Jalan Veteran Nomor 7.
Pada apel yang juga diikuti Wakil Walikota Joko Prasetyo Ssos dan sejumlah Kepala SKPD, wali kota memberi hadiah pada PNS di kedua instansi tersebut yang datang paling awal ke kantor. Hadiah itu merupakan penghargaan pada mereka yang bertanggung jawab pada bidang tugasnya. Ada tujuh PNS yang mendapat hadiah dari Sigit Widyonindito. Yaitu, Ahmadi yang masuk kantor pukul 05.45. Ia beruntung memperoleh mesin cuci. Berikutnya, M. Gufron datang pukul 06.10 mendapat lemari es, Purnomo pada pukul 06.15 mendapat televisi , Eko Hardono datang pukul 06.21 memperoleh oven. Kemudian, ada Endrad Energiarso datang pukul 06.22 memperoleh magic com, dan Mariana datang ke kantor pukul 06.23 mendapat blender. “Enam PNS berasal dari Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Seorang lagi yang mendapat hadiah adalah Dini yang datang ke kantor pukul 06.24 mendapat kompor gas. Ia merupakan PNS dari Kantor BP2T,” jelas Sutomo.Kepala BKD Sri Rohmiati mengatakan, PNS yang terlambat ikut apel pagi akan dikumpulkan dan diberi pengarahan. Harapannya, di kemudian hari tidak mengulangi perbuatannya.(dem/hes)