JOGJA – Meski ada lonjakan konsumsi kebutuhan pokok saat lebaran, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional DIJ menjamin stok beras aman. Stok beras dijamin tersedia hingga akhir tahun ini.Kepala Bulog DIJ Awaludin Iqbal menyatakan ketersedian stok beras di Bulog bisa mencukupi sampai dengan akhir tahun. Saat ini ketersedian stok beras di Bulong mencapai 26 ribu ton. “Sampai dengan saat ini suplai beras ke Bulog oleh petani masih lancar. Ini menandakan stok beras di masyarakat aman,” kata Iqbal kepada wartawan, kemarin (8/8).
Iqbal memaparkan setiap bulannya kebutuhan beras oleh masyarakat DIJ mencapai 4.300 ton. Beras-beras tersebut didistribusikan dalam berbagai bentuk baik melalui raskin maupun penjualan beras premium.Khusus untuk raskin, sambungnya, sebanyak 288.931 yang dijadikan rumah tangga sasaran. Selain itu, penjualan beras melalui pasar murah juga tetap dilakukan. Iqbal juga menjelaskan bahwa waktu panen padi di DIJ tidaklah terlalu ekstrem sehingga ketersediaan beras relatif aman. “Memang suplai terbesar periode Maret hingga April, tetapi sampai kini ada beberapa wilayah yang masih panen,” jelasnya.Dari sidak yang dilakukan di berbagai instansi, harga beras di Jogjakarta masih normal. Itu artinya antara permintaan dan persediaan masih normal. Stok beras yang masih aman ini juga terlihat dari harga beras yang ada di pasaran relatif stabil. (bhn/ila)