MUNGKID – Peranan koperasi Indonesia mendapatkan pengakuan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pengakuan tersebut melalui resolusi yang mengakui peran koperasi sebagai organisasi usaha yang terbukti mampu bertahan saat krisis ekonomi global. “Koperasi juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, menurunkan tingkat kemiskinan, dan meningkatkan kemakmuran rakyat,” kata Bupati Magelang Zaenal Arifin pada upacara dan jalan santai memperingati Hari Koperasi ke-67 tingkat Kabupaten Magelang di Halaman Setda Kabupaten Magelang, kemarin (8/8).
Bupati berharap adanya momentum peringatan hari koperasi tersebut memberikan semangat yang lebih besar bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi. Sehingga semakin mandiri, kuat, dan berdaya saing. Serta semakin besar perannya dalam peningkatan perekonomian di Kabupaten Magelang. Dengan niat dan tekat yang kuat dan kerja keras, koperasi bersama dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian. “Marilah bersama-sama perkuat koperasi dengan kemandirian untuk kemakmuran masyarakat Kabupaten Magelang ” ajak Zaenal.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakan di Kabupaten Magelang ada 574 koperasi yang aktif. Sedangkan 131 koperasi tidak aktif. “Melalui gerakan masyarakat sadar koperasi, kita harus mendorong koperasi yang tidak aktif segera bangkit kembali,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Bupati Magelang menyerahkan penghargaan pada beberapa koperasi yang dianggap berprestasi tahun ini. Antara lain, KPRI Dwija Salaman sebagai juara lomba dari aspek Organisasi, KPRI Gotong Royong Tempuran yang meraih juara lomba aspek tata laksana dan manajemen.Berikutnya, KPRI Melati Muntilan sebagai juara lomba aspek produktivitas dan Koperasi Karyawan Karya Husada RSU Muntilan, juara lomba aspek pengembangan dan daya saing.(ady/hes)