JOGJA – Busana khas Jepang yang biasa dikenal dengan kimono, masih menjadi inspirasi bagi para desainer dalam mengembangkan rancangannya. Bentuk kimono yang otentik, dimodifikasi dengan permainan cutting, mampu menghasilkan bentuk-bentuk nan elegan.Terinspirasi juga oleh kimono, desainer muda Jogja Caroline Rika Winata atau yang akrab disapa Rika, mengangkat kain celup ikat dan batik dalam siluet kimono. “Rancangan ini mengambil inspirasi dari baju-baju kimono dengan potongan loose fit,”ujarnya saat mini fashion show di hotel The Phoenix Hotel Jogja, Jumat (8/8) lalu.
Detil kimono masih kental diaplikasikan pada rancangannya ini. Seperti pada bagian kerah dan lengan. Potongan kimono ini diselaraskan dengan motif kain celup ikat yang abstrak, sehingga motif dan warna jadi point of view keseluruhan rancangan.Dirancang two pieces, busana ready to wear pemilik lini Batik Wiru ini merancangnya dengan potongan loose fit dengan ukuran all size. Sehingga lebih luwes dan dapat dikenakan oleh wanita dengan ukuran tubuh kecil, besar maupun digunakan sebagai hijab. “Saya mengambil potongan yang loose fit dengan cutting kimono, dan memadukannya dengan celana sebagai bawahan,”ujar salah satu anggota komunitas desainer Rempeyeks ini.
Untuk kainnya, Rika memang banyak bereksperimen terutama soal motif dan warna. Sejak tahun 1995, Rika sudah mulai mengeksplorasi kain celup ikat, menjadi kain panjang maupun selendang. Masuk tahun 2008, dia baru memfokuskan diri untuk merancang busana.Masuk ke dunia fesyen, Rika masih konsisten mengangkat kain celup ikat. Kali ini, warna yang diangkat merupakan warna aktif yang kuat seperti paduan hitam dan orange. Sehingga selaras dengan konsep busananya yang sporty dan casual. Sedangkan untuk teknik, Rika juga mengombinasikan dengan teknik sibory atau tritik. “Teknik ini cukup memakan waktu lama, untuk selendang saja membutuhkan waktu 2 minggu pengerjaan, karena menggunakan jahit jelujur manual,” ujarnya.Beragam koleksinya ini, dapat ditemui dalam pameran di Museum Lounge The Phoenix Hotel Jogja selama Agustus 2014 ini.(dya/din)