PERMAINAN Yoyo sempat menjadi primadona di kalangan anak-anak. Itu setelah pada 2008 lalu, muncul sebuah film yang berjudul Blazing Teens 2. Ya, film bersegmen anak-anak dan remaja ini memunculkan tokoh dan karakter berdasarkan yoyo yang dimiliki oleh masing-masing personel Blazing Teens.
Nah, di Yo-G-Jo sendiri, masing-masing anggota memiliki bentuk yoyo berbeda. Misalnya bentuk Butterfly atau kupu-kupu. Bentuk ini digunakan untuk trik-trik tali yang melingkar diantara celah yoyo. Adapun jarak celah yang melebar, untuk memudahkan tali masuk kedalamnya dan memperkecil gesekan antara tali dan body yoyo sehingga bisa berputar lebih lama. “Masing-masing anggota memiliki selera bentuk yoyo,” kata Even Koordinator Yo-G-Jo Faisal Baharudin.
Selain bentuk Butterfly, ada juga bentuk yoyo Imperial. Bentuk ini merupakan bentuk generasi awal dari yoyo dengan berbentuk bola. Dimana bagian tengah diberi celah. Biasanya bentuk yoyo ini dipakai untuk trik dasar naik turun dan waktu putaran yoyo di ujung tali atau disebut dengan istilah sleeper.
Lalu ada bentuk Modified. Khusus untuk bentuk ini, memiliki celah sedikit lebih lebar dari bentuk Imperial. Sehingga masih memungkinkan untuk menyangkutkan tali diantara celahnya. Rata-rata bentuk ini sering digunakan untuk melakukan trik dasar.
Kemudian bentuk lainnya ada Russel. Sesuai namanya, bentuk ini ditemukan oleh pemain yoyo bernama Russel. Bentuk ini berkembang dari kombinasi antara modifikasi dengan bentuk Imperial. Sedangkan bentuknya didesain untuk bisa melakukan trik tali dan trik looping. (fid/ila)