MAGELANG – Penjualan telepon selular (ponsel) mengalami peningkatan cukup signifikan pada Lebaran 2014 lalu. Hal itu juga terjadi di Pusat Kulakan Handphone dan Komputer (PKHK) Jaecindo Magelang. Peningkatan terjadi sejak mulai dibuka H+1 dengan rata-rata mencapai 50 persen, bahkan sempat naik tajam hingga 100 persen lebih.”Puncaknya keramaian terjadi pada hari Jumat dan Sabtu pascalebaran, di mana kami bisa menjual sampai 20 unit ponsel per hari,” kata salah satu pedagang, Agus Ali kemarin.Pemilik konter 57 Cell itu menyebutkan, pada hari-hari biasa pihaknya hanya bisa menjual rata-rata 6-7 unit ponsel per hari. Jika kondisi ramai, paling banyak menjual 10 unit ponsel dari berbagai merek dan tipe. “Tahun ini ponsel jenis android yang mendominasi hingga 75 persen penjualan,” terangnya.
Dia menambahkan, kenaikan yang terjadi pada tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan kenaikan pascalebaran tahun lalu, yang hanya mencapai 25 persen. “Saya enggak tahu kenapa sekarang bisa lebih tinggi. Padahal masyarakat telah banyak menghabiskan uang untuk sekolah anak-anaknya,” tutur Ali yang pernah menjabat Ketua Paguyuban PKHK ini.Hal senada disampaikan Zizi, penjual lainnya, yang mengatakan penjualan ponselnya meningkat drastis dengan rata-rata 50 persen lebih. “Hari biasa saya hanya bisa menjual paling banyak 8 unit per hari. Tapi sekarang bisa mencapai 10-15 unit, bahkan pada hari Sabtu terjual 50 unit. Mungkin saat itu masih banyak orang-orang yang THR-nya belum habis,” ungkapnya.
Pemilik Agla Phone mengaku penjualan sebanyak iu, paling banyak menjual ponsel murah dengan rentang harga antara Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta. Ia memperkirakan, peningkatan yang terjadi pada tahun ini dipicu oleh turunnya harga beberapa merek ponsel. Selain itu, ada beberapa vendor yang juga menawarkan promo Lebaran. (dem/laz)