MUNGKID – Manajemen PT Taman Wisata Candi (TWC)Borobudur menyatakan libur Lebaran tahun ini sangat kondusif. Khususnya bagi wisatawan yang berkunjung di Candi Buddha tersebut. Kondisi tersebut bisa dirasakan para wisatawan. Baik dari segi keamanan hingga persoalan tempat parkir yang terlayani dengan baik. “Kondisi yang aman dan nyaman, atas kerja sama semua pihak. Baik aparat kepolisian, TNI, Banser, dan masyarakat sekitar yang membantu memberikan pelayanan bagi wisatawan,” kata Kepala Unit PT TWCB Bambang Irianto kemarin (10/8).
Bambang melanjutkan, wisatawan yang berkunjung ke Candi Buddha tpada masa Lebaran lalu tidak sesuai target. Pihaknya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 316.538 wisatawan. Hingga batas waktu pada kemarin (10/8), jumlah tersebut tidak tercapai. Menurutnya, tidak tercapainya target karena masa liburan lebih pendek.Selain masa liburan yang lebih pendek, juga dikarenakan faktor kemacetan arus lalu lintas yang terjadi pada Hari Raya Idul Fitri 1435 H. “Sangat mempengaruhi jumlah pengunjung ke objek wisata Candi Borobudur,” jelasnya.
PengunjungCandi Borobudur mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Turunnya jumlah wisatawan dipengaruhi beberapa faktor. Selain masa libur pendek, juga adanya kemacetan di jalan. “Wisatawan capek dan mengurungkan niat berliburan ke Candi Borobudur,” katanya.Candi yang dibangun pada abad ke-VIII tersebut mengalami penurunan pengunjung dibanding libur Lebaran 2013. Pada libur Lebaran tahun ini, manajemen PT TWC menargetkan316.538 pengnjung. Tetapi terealisasi hanya 267.263 pengunjung.Dikatakan Bambang, untuk mencapai target tersebut, manajemen sudah meningkatkan pelayanan. Masa libur Lebaran tahun ini mulai 27 Juli – 10 Agustus 2014. Selama masa libur 14 hari, ia menilai pendek jika dibanding Libur Lebaran 2013. “Karenanya, target tidak tercapai,” katanya.(ady/hes)