JOGJA– Seribu lebih peserta memeriahkan even Gowes Sehat Paramex di Stadion Kridosono, Jogja, Minggu pagi kemarin (10/8). Dalam even tersebut juga diundi sebuah mobil Karimun yang diraih Slamet, warga Cokrokusuman, Jetis, Jogja.Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti didaulat sebagai pembuka acara gowes yang menyusuri rute sejumlah jalan di Jogja seperti Atmo Sukarto-Jalan dr Wahidin-Jalan dr Sutomo-Jalan Kenari. Selain Haryadi, turut hadir Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Jogjakarta Brigjen TNI MS Fadhilah.Dalam sambutannya Haryadi mengatakan, kegiatan bersepeda bersama sebagai salah satu upaya menjalin kembali kekompakkan. Olahraga bersepeda dapat mempererat kembali tali silaturahmi. “Kita tingkatkan kembali kebersamaan melalui bersepeda,” kata Haryadi.
Haryadi juga mengapresiasi kegiatan sepeda sehat yang digelar dalam suasana Syawalan ini. Menurutnya, syawalan dengan cara bersepeda merupakan cara yang unik, sebab lazimnya kegiata syawalan dilaksanakan di gedung-gedung.”Saya mengapresiasi keikutsertaan dalam kegiatan ini. Meski ada hadiah yang diperebutkan, semangatnya adalah silaturahmi antarsesama,” terangnya.Sementara itu Branch Manager Paramex Virdion Eko Putra mengatakan, kegiatan Gowes Sehat Paramex digelar bertujuan keikutsertaan perusahaan dalam menyehatkan bangsa. Menurutnya, bersepada merupakan olahraga yang juga digemari masyarakat.”Selama ini kami fokus pada kegiatan bersepeda dan juga jalan sehat. Tentunya dengan hadiah yang menarik agar lebih meriah,” terangnya.
Acara sepeda sehat sendiri diikuti masyarakat tidak hanya dari Jogjakarta saja. Berbagai warga yang tergabung dalam komunitas bersepeda dari luar DIJ seperti dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan juga Jakarta, turut serta memeriahkan acara tersebut.Para peserta juga ada yang kreatif menghiasi sepeda mereka dengan berbagai pernak-pernik. Seperti sepeda milik Agus Maryadi dari Komunitas Pit Kajor, Godean, yang menghiasi sepedanya dengan koran Jawa Pos Radar Jogja.Bersama seorang rekannya, Agus, warga RT 03 RW 05 Nogotirto, Gamping, Sleman, ini mengaku selalu rutin mengikuti kegiatan-kegiatan bersepeda. Selain memburu hadiah, kegiatan seperti ini juga dapat digunakan sebagai ajang perkenalan dengan komunitas sepeda lain.”Sayang pada kegiatan hari ini kami tidak bisa mengajak rekan-rekan lain karena ada acara 17-an di kampung kami,” kata Agus.(bhn/laz)