HARI Ulang Tahun Republik Indonesia ke-69 jatuh pada 17 Agustus mendatang. Namun, rangkaian peringatan sudah dimulai. Ada sebagian masyarakat yang mengadakan aneka lomba. Seperti yang dilakukan ratusan orang di Perumahan Nasional (Perumnas) Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan.Mereka menggelar berbagai perlombaan untuk menunjukan nasionalisme terhadap negara ini. Selain aneka lomba, warga juga sempat mengikuti upacara bendera bersama. Warga menggelar jalan santai dan senam masal. Beberapa lomba juga sudah muncul, terutama aneka lomba bagi anak-anak. Mulai makan krupuk, pukul air, mewarnai, hingga lari kelereng.Koordinator panitia Samsuri mengatakan, selain kegiatan yang sifatnya olah raga rekreasi, panitia juga menggelar lomba K3. Yakni Kebersihan, Keindahan, dan Keamanan. “Sebelum aneka kegiatan tersebut, semua warga kami ajak mengikuti upacara pembukaan di lapangan bola voli. Dalam upacara tersebut, seluruh peserta menyanyikan sejumlah lagu nasional. Di antaranya Padamu Negeri dan Hari Merdeka,” kata Samsuri kemarin (10/8).
Menurut Samsuri, menyanyikan lagu nasional dilakukan untuk membangkitkan semangat nasionalisme warga. Warga juga mengikuti kegiatan jalan santai dan senam masal, sembari menunggu undian door prize.”Seluruh peserta merupakan warga di 8 RT. Mereka juga memperebutkan piala bergilir. Selain itu, juga ada ratusan door prize,” jelasnya. Ketua RW 1 M. Yunus menambahkan, untuk remaja dan orang tua, panitia setempat juga menggelar aneka kegiatan beberapa turnamen. Di antaranya, catur, bulutangkis, bola voli, dan tenis meja yang diikuti warga dari 8 RT. Perlombaan digelar setelah sempat terhenti selama tiga tahun. Karena, perayaan HUT RI selalu bersamaan dengan ibadah puasa dan Idul Fitri. “Semoga dengan kegiatan ini, semakin menambah nasionalisme warga, terutama generasi muda,” harapnya.
Selain di Kecamatan Mertoyudan, semangat merayakan HUT RI juga dimunculkan puluhan ibu-ibu di Dusun Sorogenen, Desa Menayu, Kecamatan Muntilan. Mereka terjun ke sepetak sawah untuk memperebutkan 50 kilogram ikan berbagai jenis. Panitia menebarkan 50 kilogram di sawah seluas kurang lebih 800 meter persegi.
Para peserta berlarian dan berebut ikan. Tiga tim yang masing-masing berjumlah 10 orang langsung terjun ke sawah. Meski harus bermandikan lumpur dan saling bertabrakan, mereka terlihat bersemangat. Tepuk tangan dan teriakan pendukung yang berdiri dan melihat di pinggir sawah semakin menambah semangat mereka.Salah satu panitia Sultony mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya memperingati HUT ke-69 RI. Namun juga mendukung program Pemerintah Desa Menayu. Yakni menjadi Desa Mina Wisata 2015. “Puncaknya, warga ingin menjadikan Desa Menayu sebagai desa mandiri dan sejahtera,” katanya.(*/hes)