SLEMAN – PSS Sleman tidak mengawali pertandingan dengan baik kala menjamu Perseman Manokwari di Maguwoharjo International Stadium (MIS) tadi malam (12/8). Turun dengan kekuatan penuh, klub besutan Herry Kiswanto ini tidak mampu memberikan serangan spartan pada babak pertama.Ini memang di luar kebiasaan PSS yang selalu tancap gas sejak menit awal ketika bermain di kandang sendiri. Meskipun begitu PSS mampu unggul 1-0 pada babak pertama. Pada menit ke-34, penyerang senior, Saktiawan Sinaga mampu membawa PSS unggul setelah memanfaatkan umpan matang Anang Hadi.Pada babak kedua, PSS langsung mengamuk. Suntikan semangat yang diberikan Herkis-panggilan akrab Herry Kiswanto- diresapi betul oleh anak-anak Bumi Sembada. Menit ke-54, penyerang Guy Junior sukses menceploskan bola usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Perseman. Hanya berselang kesalahan lini belakang Perseman membuahkan gol ketiga via Anang Hadi.
Junior kembali menjadi malapetaka untuk gawang Perseman. Tendangan kerasnya menit ke- 66 tidak mampu dibendung kiper Caitianus Ohoilulin. Adapun gol kelima diciptakan Anang Hadi menit ke-72 lewat tendangan bebas. Perseman berhasil memperkecil ketertinggalan 1-5 lewat gol Jhon Pattikawa pada menit ke-78. Namun gol ini sudah sangat terlambat. Laga pun berakhir untuk kemenangan PSS 5-1.Kemenangan ini pun semakin menahbiskan status PSS sebagai tim yang selalu ganas di kandang. Kecuali menghadapi PSIM Jogja, PSS selalu menang, bahkan dengan skor-skor yang sangat besar.Sayang, meskipun menang, Herkis kurang puas dengan apa yang ditunjukkan anak asuhnya. Dia menyesalkan performa tim PSS yang baru panas pada babak kedua. “Kalau dapat lawan yang lagi nge-cun wah itu bisa bahaya,” tegasnya.
Namun Herkis memaklumi telatnya Anang Hadi cs mencapai peak performance. Selama libur panjang PSS hampir sama sekali tidak melakoni laga uji coba melawan tim sepadan. “Sudah liburnya terlalu lama uji coba dengan tim sepadan batal terus. Inilah yang membuat anak-anak jadi telat panas. Mudah-mudahan di laga berikutnya mereka sudah 100 persen,” jelasnya.Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono mengaku sangat puas dengan kemenangan ini. Sebab, raihan poin tiga angka sangat berarti demi mengamankan tiket ke 16 besar. Ya, langkah PSS ke 16 besar sendiri tidak mudah karena mereka harus bersaing dengan PSBI Blitar, PSIM Jogja dan Persinga Ngawi/
“Tadi Sore (kemarin sore, Red) PSIM bisa imbang di Blitar. Sementara kami masih berada di posisi tiga dengan 15 poin, ketinggalan satu angka dari Persinga yang ada di posisi dua. Melihat ketatnya persaingan ke 16 besar, kemenangan ini sangat berarti,” sergahnya.Pelatih Perseman Wanderley Junior mengakui jika PSS tampil jauh lebih baik daripada timnya. Kekalahan telak ini kata Wanderley membuat peluang Perseman ke 16 besar nyaris tertutup. (nes/din)