MAGELANG – Anggota DPRD Kota Magelang yang terpilih saat Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2014 bakal dilantik hari ini (13/8). Sebelumnya, para wakil rakyat mengikuti berbagai latihan persiapan proses pelantikan di Lantai 2 DPRD Kota Magelang, kemarin(12/8). Latihan dilakukan berulang-ulang. Pada latihan tersebut, tidak satu pun anggota dewan periode lama terlibat pada kegiatan gladi resik tersebut.Sebanyak 25 anggota DPRD Kota Magelang periode 2014-2019 memang dilantik Rabu (13/8). Sebagian besar dari mereka, didominasi wajah-wajah baru. Setidaknya ada dua anggota dewan yang memiliki umur cukup belia. Yaitu, Evin Septa Haryanto Kamil dan Aji Setiawan yang masih berusia 23 tahun. Sementara, Rochman Hermantio menjadi anggota dewan tertua pada periode tersebut.Rencananya, prosesi pengalihan jabatan juga dihadiri Wali kota Sigit Widyonindito, Wakil Wali Kota Joko Prasetyo, dan jajarannya. Total, ada 400 tamu undangan yang diperkirakan hadir. Sementara, untuk pengamannya akan diberikan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP.Sekretaris DPRD Kota Magelang Hardi Siswantono mengatakan, pada masa DPRD periode lama, belasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sudah disusun. Namun, dari 17 Raperda yang dibuat selama 2013, ada empat yang belum disahkan. “Sejak 2013 sampai 2014, DPRD menyelesaikan 13 Raperda. Terbagi Sembilan Raperda yang ditetapkan pada 2013 dan empat Raperda yang disetujui pada tahun ini. Sementara yang belum diparipurnakan, ada empat Raperda,” katanya.
Selain itu, Raperda yang dikirim DPRD pada 2014 tercatat ada lima buah. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya belum disampaikan dalam rapat paripurna. Sedangkan, dua lainnya sudah ditetapkan tahun ini. “Dua Raperda yang sudah ditetapkan adalah Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2013. Kemudian yang masih proses klarifikasi adalah Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014,” imbuh Hardi.Menurut Hardi, kinerja para anggota dewan periode lama terbilang baik. Selain menggarap belasan Raperda, ia memastikan selama lima tahun terakhir belum pernah satu kali pun rapat paripurna tidak quorum. “Bahkan, selalu lebih awal jika merapatkan anggaran tiap tahunnya. Untuk Anggaran Perubahan Tahun 2014 saja sudah selesai. Mereka tidak pernah terlambat, meskipun ada satu-dua yang berhalangan hadir karena izin. Tapi saya kira itu wajar,” imbuhnya.
Soal seringnya agenda studi banding ke luar daerah oleh anggota dewan, Hardi memastikan kegiatan tersebut murni untuk mendukung kinerja wakil rakyat. Ia mencontohkan, saat studi banding ke Jakarta, Tangerang, dan kota lain, semata demi mencontoh hal positif dari daerah lain untuk diadopsi di Kota Magelang.”Bentukan Jamkesmas, Perda Menara Telekomunikasi, pengelolaan parkir, dan perda lainnya merupakan salah satunya yang didapat karena melakukan studi banding. Termasuk juga penganggaran santunan kematian dan kebijakan lainnya,” paparnya.Hardi menambahkan, pascapelantikan, jabatan ketua DPRD sementara diberikan kepada pemangku suara terbanyak berdasarkan Pileg 9 April lalu. Sedangkan, wakil ketua DPRD akan dinobatkan sementara pada anggota dewan yang memiliki suara terbanyak nomor dua se-Kota Magelang.Kalau yang terbanyak itu Pak Endi (Endi Darmawan, Red). Kemudian, kedua Bu Titiek (Titiek Utami, Red). Nah, nanti ketua sementara yang akan menjadi pimpinan musyawarah membahas ketua definitif dan struktur DPRD,” katanya.(dem/hes)