JOGJA – Sebanyak 40 anggota DPRD Kota Jogja periode 2014-2019, kemarin (12/8) resmi dilantik di Gedung DPRD Kota Jogja. Setelah ini, mereka ditutut untuk bisa langsung bekerja, terlebih banyak tugas anggota dewan lama yang belum terselesaikan. Di antaranya pembahasan pertanggungjawaban wali kota serta APBD Perubahan 2014.Tetapi sebelum bekerja, anggota dewan kota yang baru ini, juga sudah diminta untuk bisa segera menyelesaikan proses penyusunan alat kelengkapan (Alkap) Dewan. Terlebih setelah adanya judicial review Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang mengatur tentang pimpinan dewan, hingga Surat Edaran (SE) Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri yang menghambat proses pembentukan Alkap.”Dalam SE Dirjen Kemendagri dalam klausul terakhirnya ada bahasa menunggu, sambil menunggu ketentuan berikutnya,” ujar Pimpinan Sementara DPRD Kota Jogja Danang Rudiatmoko usai pelantikan Anggota DPRD Kota Jogja periode 2014-2019 di Gedung DPRD Kota Jogjakarta, kemarin (12/8). Tetapi, pihaknya akan berusaha mencari celah dengan dengan berkonsultasi dengan Sekretaris Dewan.
Selain itu untuk mempercepat proses pembentukan Alkap, dalam waktu seminggu ke depan, diharapkan proses pembentukan fraksi di DPRD Kota Jogja sudah selesai. Di DPRD Kota Jogja akan ada enam fraksi yang terbentuk yaitu PDIP dengan 15 kursi, PAN, Gerindra, Golkar masing-masing lima kursi, dan PPP serta PKS masing-masing empat kursi. Sementara dua anggota dewan lainnya yakni dari Partai Demokrat serta Nasdem, masih ditunggu akan bergabung ke fraksi mana.Sambil menunggu pembentukan Fraksi di DPRD Kota Jogja dan konsultasi dengan Sekretariat Dewan, unsur pimpinan dewan sementara DPRD Kota Jogja akan langsung melakukan percepatan dengan menyusun draf tata tertib dewan. “Karena di dalam surat edaran itu juga tidak menyebut mengenai penggunaan tata tertib lama,” kata politisi asal PDI-P ini.Diakui Danang, anggota DPRD Kota Jogja periode 2014-2019 ini memiliki banyak PR yang menumpuk yang harus segera diselesaikan. Untuk itu, anggota dewan kota yang baru dituntut bisa segera menyelesaikan karena juga berkejaran dengan waktu. Seperti laporan pertanggungjawaban Walikota serta APBD Perubahan yang harus segera diselesaikan sebelum batas akhir 30 September 2014. “Kalau ujian awal ini bisa diselesaikan dengan baik, saya yakin ke depan tugas bisa lancer,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Jogja periode 2009-2014 Henry Koencoroyekti mengaku selama lima tahun bekerja, anggota DPRD Kota Jogja diklaim sudah menghasilkan sejumlah produk hukum yang telah dihasilkan. Di antaranya 49 keputusan pimpinan dewan, 135 keputusan DPRD, 44 persetujuan bersama serta lima perda inisiatif DPRD. Henry juga berpesan kepada anggota dewan lama yang gagal kembali terpilih supaya tetap bisa mengabdikan dirinya untuk masyarakat. “Meski wujudnya berbeda, tujuan utama tetap untuk kesejahteraan rakyat,” pesannya.Sementara Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti juga mengharapkan 40 anggota dewan baru bisa segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas sebagai anggota legislatif. Terlebih sudah banyak agenda yang menanti untuk segera diselesaikan. “Pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai ini harus segera dirampungkan, tapi tidak perlu tergesa-gesa,” ujarnya. (pra/laz)