SLEMAN – Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta meresmikan galeri pusat inovasi material vulkanis Merapi di Gedung Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Senin (12/8) lalu. Peresmian galeri ini sebagai upaya untuk memberikan informasi tentang beragamnya manfaat material vulkanis Gunung Merapi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Potensi inilah yang diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.”Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan masyarakat lereng Merapi. UII memperkenalkan produk bahan bangunan, seperti batako dan ornamen dinding yang diolah dari material vulkanis Gunung Merapi,” kata Rektor UII Dr Ir Harsoyo, M.Sc.
Rencana untuk mendirikan lembaga ini sudah dirintis sejak 2012 lalu dengan melakukan penelitian intensif untuk memanfaatkan pasir Merapi yang berkualitas tinggi sebagai bahan bangunan. Penelitian ini menghasilkan produk batako Merapi dan bahan bangunan lain berupa ornamen yang kemudian diproduksi secara massal bersama masyarakat. “Produk batako kami bahkan telah diakui keunggulannya dan pernah memperoleh Indocement Award tahun 2012″, ungkapnya.Menurut Setya Winarno, PhD, salah seorang sosok kunci di balik program ini, batako Merapi tersebut telah lolos uji SNI sehingga terjamin kualitasnya. Batako buatan mereka lebih efisien dari segi biaya dan waktu. ” Bahkan lebih tahan panas dan kedap suara sehingga cocok mendukung rumah tahan gempa”, paparnya.(yog/din)