DENGAN persiapan supermepet, Laskar Mataram sukses mencuri satu angka menghadapi klub besutan Aris Budi Setyono itu. Lebih hebat lagi, PSIM adalah klub pertama Grup 5 yang berhasil mencuri angka dari markas PSBI.Sebelumnya, semua tim yang bertamu ke Aryo Srengat pasti membawa pulang kekalahan. Tidak terkecuali, PSS Sleman yang kalah 1-2 dari PSBI di sana.Namun, kesuksesan Topas Pamungkas meraih hasil positif menyisakan PR tersendiri untuk manajemen. Sebab, di tengah kondisi finansial yang sangat sulit seperti ini, PSIM harus menyediakan bonus seri tandang kepada para pemainnya.
Bonus dipastikan membengkak jika Jumat (15/8) mendatang PSIM kembali meraih angka menghadapi PSBK Blitar. Di atas kertas melihat prestasi PSBK saat ini, PSIM sangat mungkin meraih hasil imbang atau bahkan menang. “Kami harus mencari solusi,” terang Direktur Operasional PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Jarot Sri Kastawa.Jarot menambahkan menyediakan bonus kepada para pemain tepat pada waktunya bukanlah hal mudah. Sebab, sampai saat ini untuk biaya operasional di Blitar saja PSIM masih kurang. Harus menyediakan Rp 50 juta untuk transportasi dan akomodasi, PSIM hanya mengantongi Rp 25 juta.
Hal ini memunculkan kekhawatiran PSIM tidak dapat langsung pulang ke Jogja usai bertarung lawan PSBK. Sebab bisa jadi manajemen PSIM tidak mampu menyediakan transportasi pulang atau gagal membayarkan biaya sewa hotel.Namun, Direktur Keuangan PT PIM Iriantoko Cahyo Dumadi menyatakan untuk transportasi, PSIM sudah tak memiliki masalah. Sebab dari Rp 25 juta yang telah digelontorkan itu sudah dialokasikan untuk membayar sewa bus pulang pergi. Untuk biaya lainnya pria yang akrab disapa Antok ini mengaku pihaknya tengah mengusahakan. “Ya mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ada titik terang,” jelasnya.
Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara mengaku cukup yakin menyongsong laga dengan PSBK. Berbeda dengan laga menghadapi PSBI, stamina anak asuhnya cenderung lebih bugar.Seto dapat bernafas lega karena dua wing back Topas Pamungkas dan Tulus Septianto sudah siap tempur. Saat menghadapi PSBI kedua pemain ini mengalami cedera ringan.”Sayangnya Eko Kancil (Budi Santoso, Red) masih belum bisa bermain. Dia masih sakit. Namun karena kami punya Oya Winaldo dan Dimas Priambodo absennya Kancil bisa tertanggulangi,” jelasnya. (*/din)