SLEMAN – Kemenangan PSS Sleman 5-1 atas Perseman Manokwari dalam lanjutan Divisi Utama 2014 di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Selasa malam (12/8) lalu benar-benar lengkap. Usai meraih tiga angka secara meyakinkan ini, Anang Hadi dkk juga mendapat suntikkan finansial yang cukup besar.Selain bonus kemenangan, dana lain juga dirasakan para penggawa sekaligus ofisial PSS. Ya, setengah gaji Juli yang sudah sekitar tiga minggu ditunggak manajemen akhirnya cair. Sebelumnya, setengah gaji Juli pertama sudah dibayarkan sebelum para pemain menjalani libur Hari Raya Idul Fitri.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono mengaku bersyukur karena pihaknya berhasil melunasi gaji Juli. Ya, libur kompetisi selama dua bulan sempat membuat keuangan PSS bermasalah. Tidak adanya pertandingan kandang berefek pada seretnya pemasukan mereka. Sebab selama ini, penjualan tiket laga kandang adalah tulang punggung utama keuangan Super Elang Jawa (Super Elja)-julukan PSS. “Terima kasih juga utnuk warga Sleman yang sudah berbondong-bondong datang ke stadion menyaksikan laga itu,” tambahnya.Ya, saat berhadapan dengan Perseman MIS memang sangat dipadati penonton. Panpel PSS pun dapat meraup pemasukan tiket sangat besar, yakni lebih dari Rp 400 juta. Pendapatan sebesar inilah yang membuat PSS tidak kesulitan melunasi gaji para pemain.
“Pemasukan besar dari laga lawan Perseman jelas berkontribusi atas keberhasilan kami melunasi gaji lebih cepat dari rencana awal. Sebelumnya kan manajemen baru mau membayarkan gaji pemain setelah pertandingan menghadapi Madiu Putra FC,” jelasnya.Pardji pun berharap saat menghadapi MPFCanimo penonton kembali besar. Ia sangat optmistis performa luar biasa yang ditunjukkan PSS pada pertandingan kontra Perseman membuat antusiasme warga Sleman menyaksikan laga ini semakin meningkat.Selain itu, PSS juga dapat meraup pemasukan tiket lebih besar karena sang calon lawan MPFC memiliki suporter yang cukup militan. Kala bertandang ke markas PSIM Jogja, Stadion Mandala Krida saja, ada sekitar 100 personel The Mad Man-nama suporter MPFC- yang mendukung Purniawan dkk secara langsung.
“Menghadapi MPFC Jumat nanti saya yakin animo penonton bakal semakin membesar. Suporter kami jelas bakal memadati MIS karena baru saja PSS menang telak. Suporter tamu juga banyak,” ungkap adik sesepuh sepak bola DIJ Subardi ini. Pelatih PSS Herry Kiswanto mengaku puas dengan performa para penyerang. Saat menjalani road show menghadapi tim-tim lokal pada bulan Ramadan terlihat juru gedor Super Elja sedikit mandul. Akibat ini, Herkis-panggilan akrab Herry- sempat berencana merubah formasi jadi 4-2-3-1.Tetapi kala menghadapi Perseman tiga dari lima gol PSS justru lahir dari penyerang. Guy Junior yang selama ini terus dihujani kritik mampu membuat dua gol. (nes/din)