JOGJA – Minat masyarakat Jogjakarta terhadap kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) terus tumbuh postif. Salah satunya ditunjukan dengan pemesanan Datsun Go+ yang secara berkala terus meningkat.
Branch Manager Nissan Datsun Jogjakarta Ngurah Sebudie menjelaskan pemesanan Datsun Go+ Panca di Jogjakarta paling tinggi di Indonesia. Penarikan surat pesanan kendaraan sejak November tahun lalu mencapai 416 pesanan. “Dari jumlah tersebut yang sudah tersalurkan sebanyak 123 unit pada bulan Juli dan meningkat menjadi 134 pada Juli,” katanya kepada wartawan Kamis (14/8).
Menurutnya sisa pesanan akan dikirimkan pada Agustus ini. Menurutnya, pengiriman kendaraan sempat tersendat disebabkan rusaknya infrastruktur Jembatan Comal bulan lalu. Sedangkan untuk warna kendaraan yang banyak diminati masyarakat, Ngurah menjelaskan, saat ini masih didominasi oleh warna abu-abu, putih dan hitam.
Datsun Jogjakarta sendiri selama setahun menargetkan penjualan seribu unit hingga akhir tahun. “Sisa unit akan kami kejar hingga Desember tahun ini. Kami optimistis dengan pameran yang digelar di Ambarukmo Plaza kali ini dapat mendongkrak angka penjualan,” jelasnya. Dalam pameran tersebut Datsun juga melakukan pre-launching untuk varian terbaru Datsun Go hatback yang rencananya akan diluncurkan resmi pada 21 Agustus.
Sementara itu, Perwakilan Nissan Datsun Bisnis Unit Indonesia Indrayanto mengatakan penjualan Datsun pada Mei hingga Agustus mencapai 5.200 unit. Sedangkan yang telah disalurkan mencapai 3.000 unit. “Kami memiliki lima varian pada Datsun GO+ Panca. Datsun Go+ juga satu-satunya LCGC yang memiliki tempat duduk tiga baris, bermesin 1.200 cc dan harga tertinggi terjangkau karena tidak lebih Rp 120 juta,” jelasnya.
Dia menjelaskansaat ini kapasitas produksi pabrik Datsun di Indonesia mencapai 3.000 unit per bulan dan dapat ditingkatkan hingga 8.000 unit per bulan. “Ada perbedaan target produksi, 70 persen Datsun Go+ dan 30 persen Datsun Go,” terangnya. (bhn/ila)