JOGJA – PSIM Jogja berpeluang untuk kembali menembus peringkat tiga besar Grup 5 Divisi Utama 2014. Dengan kondisi yang lebih bugar dari laga kontra PSBI Blitar, sore ini (15/8) Topas Pamungkas dkk menjalani laga menghadapi tim asal Blitar lainnya, PSBK Blitar di Stadion Gelora Supriyadi, Kota Blitar.Di atas kertas seharusnya PSIM mampu mencuri tiga angka di kandang PSBK. Sebab selain memiliki fisik lebih prima dari sebelumnya kualitas sang calon lawan jauh berada di bawah PSBI. Ya, dengan kondisi kekelahan saja, Laskar Mataram sudah mampu menahan imbang PSBI 1-3 di Stadion Aryo Srengat Selasa (12/8) lalu.
Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara mengakui jika tim besutannya benar-benar sudah siap tempur menghadapi PSBI. Terlebih lagi, anak-anak PSIM ingin menyempurnakan capaian bagus laga tandang mereka dengan meraih kemenangan.”Sejauh ini kami baru sekali kalah di kandang lawan, yakni menghadapi Perseman. Namun sisanya, kami selalu imbang. Nah inilah kesempatan menyempurnakan capaian tandang dengan kemenangan, Apalagi lawan yang dihadapi PSBK yang notabene juru kunci Grup 5,” jelasnya.Bila melihat kondisi internal tim, PSIM memang masih dilanda kegusaran akibat belum terpenuhinya biaya operasional Tur Blitar. Dari Rp 50 juta yang dibutuhkan PSIM baru mengantongi dana sekutar Rp 25 juta. Ini jelas membuat anak-anak PSIM terancam tidak bisa pulang ke Jogja dengan segera.
Tapi bila mengacu soal teknis, PSIM bakal dibela kekuatan hampir penuh menghadapi Laskar PETA-Julukan PSBK. Topas Pamungkas dan Tulus Septianto yang sempat diragukan tampil sudah siap tempur. Praktis hanya Eko Budi Santoso yang absen akibat masih mengalami demam.Tapi, Seto mewanti-wanti anak asuhnya agar mewaspadai PSBK. Di putaran pertama lalu, secara mengejutkan PSBK mengalahkan PSIM 3-1 di Stadion Mandala Krida. Kesuksesan ini menjadi satu-satunya kemenangan PSBK di musim 2014.Selain itu, meskipun sudah tidak mungkin lolos ke 16 besar, PSBK masih memiliki kepentingan untuk tidak terdegradasi ke Liga Nusantara. Karena itulah PSBK masih membutuhkan banyak poin guna mengangkat diri dari posisi juru kunci Grup 5.
“Ditambah lagi PSBK yang sekarang beda sama yang kami hadapi di putaran pertama. Pada putaran kedua mereka membuat sebuah perombakan besar-besaran. Kekuatan mereka jadi tidak terbaca,” ungkapnya.Penyerang PSIM Tri Handoko memiliki motivasi lebih untuk kembali membuat gol. Terlebh lagi sejauh ini Handoko adalah pemain yang memiliki performa stabil dalam pertandingan tandang. Mantan pemain PSS ini sudah membuat tiga gol saat PSIM melakukan lawatan.Di kubu PSBK, Pelatih Munadi meyatakan tim besutannya wajib meraih kemenangan lawan PSIM. Menurutnya jika sampai seri atau kalah peluang PSBK lolos dari degradasi sangat tipis. Ya, dua laga sisa setelah berhadapan dengan Laskar Mataram dilakoni di luar Blitar menghadapi Madiun Pitra FC (MPFC) dan Perseman Manokwari. (nes/din)