BANTUL– Kekalahan 0-5 dari Persebaya Surabaya Kamis (14/8) menyesakkan dada Persiba Bantul. Meskipun sudah pasti terdegradasi, kekalahan setelak ini dianggap terlalu besar apalagi pertandingan kontra Persebaya digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Asisten Pelatih Persiba Didik Listiyantara mengatakan, kekalahan telak ini salah satunya juga disebabkan semangat pemain yang seperti sudah habis. Selain sudah pasti terdegradasi ke Divisi Utama 2015 mendatang, Ezequiel Gonzales dkk juga Tk kunjung menerima gaji dari manajemen.Sejainya para pemain sempat mengancam bakal mogok main lawan Persebaya bila manajemen seolah tidak peduli dengan nasib para pemain. Tetapi untungnya dengan hati yang agak gundah, penggawa-penggawa Persiba bersedia meladeni perlawanan Green Force-julukan Persebaya. “Semangat pemain memang seperti tidak ada dalam pertandingan lawan Persebaya. Jadi wajar saja kalah setelak itu. Apalagi Persebaya dibela sederet pemain bintang seperti Greg Nwokolo, Emmanuele Kenmogne dll,” jelasnya.
Didik mengatakan, seandainya bayaran belum diberikan dalam waktu dekat pun pemain Persiba masih bisa terima. Asalkan manajemen setidaknya “ada” untuk mereka. Hingga saat ini pemain-pemain Persiba seolah seperti ayam kehilangan induknya. Sudah beberapa bulan terakhir manajemen tidak hadir mengawasi para pemain saat berlatih maupun bermain. “Paling tidak jika manajemen hadir saja saat bermain atau berlatih, para pemain pasti lebih tenang. Nah, ini mereka sama sekali tidak pernah hadir. Wajar saja anak-anak jadi nggak tenang dan akhirnya main seadanya,” jelas mantan pelatih Persis Solo ini.Didik juga menjawab pertanyaan mengapa Arwin ditarik cepat pada laga kontra Persebaya. Ya, dalam laga Kamis lalu, gelandang bertahan andalan Laskar Sultan Agung ini ditarik pada pertengahan babak kedua atau tepatnya pada menit ke-28.
Menurut Didik dalam laga ini kondisi Arwin memang tidak fit. Ya, pemain asal Makassar tersebut baru beberapa hari bergabung dengan latihan Persiba. Selain itu, kata Didik Arwin memang meminta diganti karena mengaku pusing. Ia tidak tahu apa yang menyebabkan kepala Arwin cenat-cenut.”Mungkin saja juga karena gaji. Ya begini ini kalau sudah ngelokro. Sama saja dengan wartawan yang sudah capek-capek liputan tapi gaji dan tunjangannya telat dicairkan kantor,” katanya sambil berseloroh.Pelatih Persiba Sajuri Said menyatakan, dirinya ragu pada dua pertandingan terakhir Persiba mampu menujukkan permainan mengesankan. Maklum saja karena Persiba memang sudah tidak memiliki motivasi apa-apa lagi.Namun Sajuri berjanji bakal memotivasi pemain agar tetap semangat. Ia ingin Persiba mengakhiri petualangan di kompetisi kasta tertinggi dengan indah. “Ya mau bagaimana lagi kalau anak-anak sudah tak ada semangat. Tapi saya akan terus memberikan motivasi,” tegasnya. (nes/din)