KULONPROGO – PT Angkasa Pura I dan Pemkab Kulonprogo telah menyiapkan konsep pembangunan bandara. Konsep itu dipaparkan di Rumah Dinas Bupati (13/8). Direktur Keuangan dan IT PT Angkasa Pura Gunawan Agus Subrata mengatakan bandara mengacu pada mandat kesalehan sosial. Perusahaan juga akan mengindahkan prinsip pembangunan manusia.
Warga setempat juga akan dilibatkan seblum dan sesudah bandara dioperasikan. Pembangunan bandara juga bersifat berkelanjutan, menjadi embrio bagi kegiatan perekonomian masyarakat. “Masyarakat akan diberi pelatihan sehingga kesejahteraannya meningkat. Pembangunan bandara hakikatnya pembangunan manusia. Sehingga dalam pembangunan tersebut, masyarakat harus bahagia,” ungkapnya.
Gunawan mengatakan Angkasa Pura menyebar kuesioner mengenai alternatif yang bisa ditempuh. Warga terdampak akan menerima uang dan mencari lokasi sendiri, atau menerima uang dan meminta bantuan pemerintah untuk mendapatkan alternatif lahan. “Harapan kami, mereka tidak merasa digusur. Namun ditempatkan kembali tidak jauh dari bandara. Sehingga jika terjadi kemajuan di sekitar bandara mereka tetap ikut merasakannya,” katanya.
Pemkab Kulonprogo dan Angkasa Pura telah menyiapkan alternatif alih profesi yang lebih realistis. Sedang dievaluasi untuk menyeleksi masyarakat yang mau ikut pelatihan mekanik bekerjasama dengan PT Astra. “Selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada masyarakat mengenai apa yang mereka butuhkan, Kami berharap kesempatan ini dapat diambil masyarakat terdampak,” tandasnya. (tom/iwa)