SLEMAN – Jogjakarta memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan hingga mampu menjadi daya tarik. Baik untuk wisatawan lokal maupun mancanegara. Terlebih DIJ memiliki keindahan alam yang layak untuk dipromosikan. Hadir dengan konsep yang berbeda, Abhayagiri Restaurant menawarkan keindahan alam yang berpadu dengan nilai historis budaya. Restoran yang terletak 30 kilometer timur kota Jogja ini menyajikan eksotisme pemandangan candi Prambanan dan Gunung Merapi.
Resto ini sendiri masih berdampingan dengan komplek Candi Ratu Boko. Public Relations Abhayagiri Risa Mutiara mengungkapkan lokasi Sumberwatu Heritage merupakan bukit bersejarah. Bukit ini merupakan wihara tempat menyepi. “Selain menyajikan panorama yang indah juga suasana ketenangan bagi pengunjung,” kata Risa (12/8). Kenyamanan Abhayagiri semakin lengkap dengan adanya menu-menu internasional dengan cita rasa lokal. Dimana menu ini menggunakan bahan-bahan lokal. Bahan baku ini merupakan hasil panen kebun milik Sumberwatu Heritage.
Salah satu menu andalan adalah Duck Special. Bahan baku menggunakan itik yang diolah dengan slow cooking dengan api kecil. Menu ini dilengkapi dengan nasi kuning. Kombinasi menu internasional dengan lokal juga hadir dalam mass cassava. Menu yang identik dengan kentang ini diganti ketela sebagai bahan bakunya. “Memadukan bahan lokal tapi dengan cita rasa internasional. Misalkan mass cassava yang kita olah dengan tambahan saus teriyaki dan garden salad yang segar,” kata Risa.
Sumberwatu Heritage, lanjutnya, dikonsep berdasarkan situs di sekitarnya. Kompleks seluas 2,5 hektare ini dikelilingi pagar dari batuan andesit. Di dalam pagar terdapat berbagai fasilitas. Salah satunya adalah limasan yang berpadu dengan gaya modern. Bangunan ini merupakan Abhayagiri Restaurant. “Kedepannya juga akan ada pementasan sendratari Jonggrang di sisi barat. Tempatnya istimewa karena latar belakang gunung Merapi,” kata Risa. (dwi/ila)