JOGJA – Menyambut Proklamasi Kemerdekaan ke 69 Republik Indonesia, Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIJ menggelar Pameran Pembangunan 2014. Pameran ini bertempat di Exhibition Hall Gedung Kotak, Taman Pintar, Jogjakarta, hingga 18 Agustus mendatang.Melalui Bidang Perencanaan dan Promosi BKPM DIJ, pameran melibatkan 28 institusi milik pemerintah provinsi maupun kabupaten-kota. Kepala Bidang Perencanaan dan promosi BKPM DIJ Drs D Supratikto mengungkapkan, pameran ini merupakan momentum yang sangat baik.”Pameran ini mampu mengaktualisasi segala bentuk kinerja pembangunan pemerintah daerah maupun kabupaten kota di DIJ. Sekaligus sarana promosi potensi daerah kepada masyarakat,” katanya kemarin (15/8).
Pria yang akrab disapa Tikto ini menambahkan, titik berat pameran kali ini pada promosi dan penyebarluasan informasi. Beberapa potensi pembangunan tersaji dalam pameran ini. Tentunya potensi ini hasil dari riset maupun pemgembangan setiap instansi.Tikto mencontohkan produk dari UPT Balai Pengembangan Proses dan teknologi Kimia (BPPTK) LIPI. Dalam kesempatan ini, LIPI menyajikan produk olahan dari tanaman Rosella. Melalui penelitian, Rosella diolah menjadi minuman teh seduh.”Tentunya ini menjadi potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Setiap produk atau potensi memiliki ragam keunggulan nilai,” katanya.
Tikto menambahkan fokus pameran pada perkembangan kinerja pembangunan pemda dan kabupaten-kota di DIJ. Di setiap stand yang dikunjungi terdapat staf yang mendampingi. Masyarakat dapat langsung bertanya bahkan mencoba beberapa potensi yang dimiliki. Selain itu dalam pameran ini juga dibuka berbagai layanan langsung. Masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor se DIJ. Dapat pula mengurus perpanjangan SIM A dan C Kota Jogja. Bahkan mendonorkan darah melalui PMI ataupun tes kesehatan melalui instansi terkait.”Harapannya ke depan masyarakat benar-benar mengenali potensi yang kita miliki. Inovasi teknologi juga dapat menambah khasanah pengetahuan,” katanya. Pameran melibatkan 28 peserta dengan 34 stand pameran. Beberapa stand dari instansi pemerintah daerah, BUMD, PMI DIJ, Polresta Jogjakarta, LIPI, Balai Nasional Gunung Merapi. Ada pula BATAN, Dekranas DIJ, Dinas Pertainan DIJ dan masih banyak lagi. (dwi/laz)