WONOSARI – Kemarin merupakan hari pertama anggota DPRD Gunungkidul 2014-2019 mengikuti sidang. Namun, di dalam ruangan wakil rakyat terdapat lima kursi yang tidak diisi si empunya. Dari keterangan pegawai kantor sekwan, dari 45 anggota dewan, lima di antaranya mangkir alias tidak hadir. Masing-masing Sugito (PDIP), Ngadiyono (Gerindra), Soenardi (Gerindra), Suwignyo (PKB) dan Sunarto (Hanura). “Kalau dari 45 yang tidak hadir lima, masih bisa dipahami. Mungkin berhalangan hadir karena ada kepentingan lain,” kata Sekwan DPRD Gunungkidul Tujuh Priyono.
Sementara itu, Plt Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengatakan rapat paripurna istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. “Pidato kenegaraan seharusnya menjadi hal yang penting dan sakral,” kata Suharno.
Dia tidak mengetahui penyebab kelima anggota dewan tersebut tak menghadiri sidang perdana. Dia enggan berburuk sangka dan berharap ketidakhadiran mereka disebabkan alasan yang masuk akal. Suharno berjanji melakukan konfirmasi atas ketidakhadiran kelima anggota dewan tersebut. “Klarifikasi untuk mengetahui alasan mereka tidak hadir,” katanya.
Menurut Suharno, masyarakat tentu menyayangkan ketidakhadiran anggota dewan tersebut. Apalagi, baik sekretaris dewan ataupun panitia sudah menyampaikan undangan. “Seharusnya rapat paripurna istimewa ini menjadi sangat penting untuk diikuti,” katanya.
Sementara itu, pantauan Radar Jogja, peserta sidang juga menghadirkan eksekutif. Bupati Gunungkidul Badingah, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi hadir menyimak tayangan pidato presiden melalui TV. (gun/iwa)