SLEMAN – PSS Sleman memiliki modal sangat bagus jelang laga bertajuk Deby d’ Jogjakarta kontra PSIM Jogja Selasa (19/8) mendatang. Kemarin, klub besuan Herry Kiswanto ini kembali tampil meyakinkan di kandang sendiri Maguwoharjo International Stadium (MIS) dengan “membantai” Madiun Putra FC (MPFC) 4-1.Selain menjadi suntikan psikologis sebelum derby, kemenangan ini juga makin mendekatkan Super Elang Jawa (Super Elja) pada babak 16 besar. Ya, saat ini PSS berhasil merebut posisi puncak klasemen Grup 5 dari tangan PSBI Blitar. Sama-sama mengantongi 18 angka, PSS unggul selisih gol dari tim berjuluk SIngo Lodro ini.
Keunggulan PSS sudah tercipta sejak babak pertama. Di paro pertama pertandingan PSS berhasil unggul 2-0. Pada menit ke delapan Super Elja mampu membuka keunggulan 1-0 lewat gol Mudah Yulianto. Selang 10 menit kemudian giliran Dicky Prayoga yang mencatatkan namanya dalam papan skor usai menyambut umpan Kristian Adelmund.Memasuki babak kedua PSS terus mempertajam intensitas serangan. Hasilnya Rasmoyo mampu mencetak gol pada menit ke- 59. Di menit ke-84, MPFC memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas mematikan Toure Mochtar. Tapi di menit ke-89 PSS kembali membuat gol lewat Monieaga Bagus Suwardi.
Herry Kiswanto mengaku sangat puas tim besutannya bisa merebut status sebagai pemuncak klasemen Grup 5. Menurutnya, Anang Hadi dkk dapat mmenerapkan perubahan formasi yang dia usung.”Secara garis besar kami masih pakai 4-4-2. Dicky Prayoga saya tempatkan sebagai penyerang lubang. Ini ternyata bisa diterapkan dengan baik untuk anak-anak,” jelasnya.Kemenangan ini juga membuat peluang PSS menembus babak 16 besar semakin terbuka. Tetapi di laga terakhir penyisihan mereka sudah ditunggu PSIM sang seteru abadi. Kata Herkis, pertandingan ini pasti bakal berjalan ketat mengingat PSIM juga membutuhkan kemenangan demi meraih tiket 16 besar.”Sebelum laga berat anak-anak mampu menang dengan meyakinkan. Tentunya ini bagus buat psikologis mereka. Hanya saja PSIM juga punya ambisi yang sama dengan kami sehingga laga Selasa nanti tentunya berjalan menarik,” ungkapnya.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono menyatakan, PSS hanya membutuhkan satu angka dalam laga menghadapi PSIM. Sebab dengan raihan satu angka, PSIM yang notabene menjadi tim yang paling mungkin menggeser PSS dari dua besar tak mungkin mengejar perolehan poin Super Elja. “Sekarang kami unggul empat angka dari PSIM. Kalau seri mereka tak bisa mengejar kami. Namun PSIM masih bisa mengejar PSBI,” jelasnya.Kekalahan ini menutup peluang MPFC ke babak 16 besar. Saat ini mereka pun tinggal berselisih satu poin dari penghuni zona degradasi PSBK Blitar. “Dua laga terakhir harus dimenangkan agar musim depan kami masih di Divisi Utama,” terang pelatih MPFC Wahyudi. (nes/din)