MUNGKID – Sebuah kecelakaan terjadi lagi di Kecamatan Muntilan kemarin (15/8). Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, mobil pribadi, dan truk membuat satu nyama melayang. Pengendera sepeda motor meninggal di lokasi kecelakaan, setelah kepalanya tertindas ban truk.
Peristiwa bermula saat pengendara sepeda motor melaju dari arah Jogja ke Magelang. Sepeda motor Yamaha Vixion hitam bernomor polisi (nopol) AA6236PT itu dinaiki Lamhot Marpaung, 22, warga Jambewangi Kecamatan Secang dan Master Manurung, 20, warga Lumbanbatu, Porsea, Sumatera Utara. saat di Jalan Pemuda Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, pengendara sepeda motor berusaha menyalip mobil Hyundai dengan nopol H8539QW.
Namun, sepeda motor itu malah mengenai bodi belakang mobil yang menyebabkan kaca mobil belakang pecah. Pengendara sepeda motor dan yang membonceng jatuh di aspal. Dari arah berlawanan (Magelang) muncul truk bermuatan aspal dengan nomor polisi AA1300YH. Karena jarak terlalu dekat, truk tidak bisa menghindar. “Kemungkinan sepeda motor melaju cukup kencang. Sehingga menabrak mobil di lokasi kejadian,” ungkap Sariatul Hakim, salah satu saksi.
Akibat kecelakaan, sempat terjadi kemacetan cukup panjang di lokasi kejadian. Di samping itu, polisi berusaha mengalihkan arus lalu lintas. Meski berusaha dilarikan ke RSUD Muntilan, Master Manurung akhirnya meninggal dunia.Sementara satu korbanlainnya, Lamhot Marpaung mengalami luka-luka ringan di kepala.
Rizer, salah satu petugas di UGD RSUD Muntilan menjelaskan, korban dibawa ke UGD sekitar pukul 14.00. Berdasarkan pemeriksaan awal di RSUD Muntilan, korban meninggal dunia akibat luka di kepala cukup parah. Helm yang dikenakan juga mengalami pecah di bagian atas. “Lamhot Marpaung hanya mengalami luka ringan di bagian kepala,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Pos Lalu Lintas Muntilan Aiptu Suryono mengatakan, besar kemungkinan truk warna hijau dari Magelang itu menabrak badan pengendara sepeda motor. Sehingga satu korban Master Manurung meninggal di lokasi kejadian dengan luka di kepala. “Setelah sepeda motor jatuh, korban terlindas ban truk,” jelasnya.
Kepolisian masih mendalami kasus kecelakaan tersebut. Untuk penyelidikan kasus tersebut langsung ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Magelang. “Pascapengalihan arus lalu lintas, kecelakaan baru terjadi kali ini. Kecelakaan bukan karena pengalihan arus lalu lintas,” tegas Suryono. Di Pos Pantas Muntilan, sepeda motor korban terlihat rusak cukup parah. Shock breaker depan sepeda motor mengalami patah dan tangki mengalami penyok. Sementara bagian dek pecah di beberapa bagian.(ady/hes)