SLEMAN – Setiap tahun Bupati Sleman Sri Purnomo memberikan remisi kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Cebongan dan Lapas Narkotika Kelas IIA Jogjakarta di Pakem. Remisi diberikan dalam peringatan HUT ke 69 Kemerdekaan RI.Setiap momen itu pula selalu menjadi ajang curhat kepala lapas karena sarana yang kurang memadai. Ruang lapas saat ini sudah tidak sebanding dengan penghuninya.Saat ini, Lapas Cebongan yang berkapasitas 163 orang penuh sesak karena harus menampung 268 warga binaan, baik napi maupun tahanan titipan kejaksaan.
Kondisi sebaliknya terjadi di Lapas Narkotika. Yang hanya menampung 201 orang dari kapasitas tersedia 474.Kali ini sebanyak 206 nara pidana (napi) memperoleh remisi. Rinciannya, 158 orang berasal dari Lapas Cebongan dan 149 lainnya Lapas Narkotika, Pakem.Sri Purnomo mengatakan, remisi hanya diberikan bagi napi yang berkelakuan baik. Remisi menjadi instrumen yang diharapkan mampu mendorong napi untuk berperilaku baik selama menjalani hukuman pidana. “Mereka (napi) yang melakukan pelanggaran peraturan tata tertib tidak akan mendapatkan remisi,” tegasnya kemarin (17/8).
Pemberian remisi bertujuan memperoleh manfaat lanjutan, demi mengurangi tingkat hunian lapas dan rumah tahaan yang semakin tinggi.Dengan remisi, napi bisa keluar lapas lebih cepat. Tapi, remisi bukanlah bentuk atau cara kemudahan bagi napi untuk dapat cepat bebas. Sri Purnomo mengingatkan, adalah suatu sarana untuk meningkatkan kualitas sekaligus memotivasi diri, sehingga dapat mendorong warga binaan kembali memilih jalan kebenaran.akan mengulangi perbuatan melanggar pidana, serta mampu berintergasi kembali secara sehat dan bahagia lahir batin. “Karena itu remisi tak boleh disalahartikan oleh warga binaan,” jelasnya.
Remisi diberikan kepada napi usai upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan 1945.Kepala Lapas Cebongan Supriyanto mengatakan, remisi umum I sebagai bentuk pengurangan masa pidana. Ada 147 orang. Sementara napi yang mendapat remisi umum II, yakni pengurangan masa penahanan seluruhnya ada 11 orang. Di Lapas Narkotika Pakem, remisi umum I diberikan bagi 145 orang, sedangkan remisi umum II sebanyak 3 orang. (yog/din)