BANTUL – Melihat para pemainnya sudah tidak memiliki motivasi di sisa musim Indonesian Super League (ISL) 2014, tim pelatih Persiba Bantul bakal menguji beberapa pemain yang jarang diturunkan. Selain pemain-pemain U-21 yang sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia (PT LI), kemungkinan Sajuri Said, pelatih Persiba bakal memainkan legiun asing asal Jepang, Atsushi Yonezawa.Hal ini pertama kali dilakukan kala Persiba bertandang ke markas Persiram Raja Ampat, Maguwoharjo International Stadium (MIS) Kamis (21/8). Asisten Pelatih Persiba Didik Listiyantara menegaskan, memberikan kesempatan pada pemain pelapis merupakan sebuah hal penting.
Atsushi yang baru direkrut pada putaran kedua ini baru merumput satu kali. Kala itu dia dipercaya mengisi posisi Emile Mbamba pada pertandingan kontra Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut. Dalam pertandingan ini Persiba kalah dengan skor telak 0-4.Pada laga melawan Persiram Atsushi sangat mungkin kembali diturunkan. Terlebih lagi dalam beberapa laga terakhir, penampilan Mbamba tidak sesuai dengan yang diharapkan.”Mungkin kami akan menurunkan Atsush. Tak ada salahnya mencoba dia,” sergahnya.Jika tidak pada laga kontra Persiram, Atsushi juga sangat mungkin bermain pada laga terakhir kontra Persiba Balikpapan di Stadion Sultan Agung (SSA) 5 September. “Atau mungkin juga di kedua laga tersebut,” tambahnya.
Dalam laga menghadapi Persiram, Persiba kemungkinan tidak diperkuat penyerang andalan Ugik Sugiyanto. Kata Didik, Ugik masih mengalami bengkak pada kakinya.Namun melihat betapa pentingnya peran Ugik, Didik berharap pria asal Malang ini dapat sembuh sebelum laga kontra Persiram. Sesi latihan hari ini dijadikan ajang untuk memantau Ugik. “Kalau Ugik ini belum tahu juga apakah bisa main atau tidak. Harapannya tentu dia bisa bermain sebab kontribusinya sangat kami butuhkan,” paparnya.Pelatih Persiba Sajuri Said mengatakan, pada sesi latihan hari ini dia bakal mengasah kerjasama tim. Sejatinya, selain team work, masalah fisik adalah hal terpenting untuk dibenahi. Namun dengan sempitnya waktu dia tidak yakin fisik pemain bugar kala berlaga di MIS.
“Kalau fisik saya sudah lepas itu. Sebab stamina anak-anak sudah telanjur seperti ini, tidak bisa dibenahi dalam waktu dekat. Karena itu fokus utama saya kerja sama tim,” paparnya.Terkait pemain yang belum datang Sajuri mengaku sudah tidak memikirkannya lagi. Saat ini tim pelatih menyerahkan sepenuhnya kepada pemain, apakah tetap mau di Persiba atau keluar tanpa pamit. “Seperti si Arbadin itu juga belum datang. Sudah lah terserah dia saja. Datang syukur nggak ya sudah,” tegasnya. (nes)