JOGJA – Filosofi warna merah putih yang begitu mendalam, diaplikasikan para perancang busana Jogja dalam berbagai tema rancangan busana.Bertajuk Love Indonesia Merah Putih Extravaganza, beberapa perancang APPMI dan Klamb? Mereka menampilkan koleksinya di ajang Fashion on the Street 2014. Acara ini digagas oleh L MAR dan didukung APPMI, KlamB?, serta Paguyuban Pengusaha Pariwisata Prawirotaman Yogyakarta (P4Y) di Jalan Prawirotaman kemarin (17/8).Acara ini untuk memeriahkan HUT ke- 69 Kemerdekaan RI. Karya-karya busana yang ditampilkan didominasi dengan paduan warna merah dan putih. “Warna merah sebagai symbol keberanian, dan putih sebagai sesuatu yang suci diterjemahkan oleh para desainer menjadi busana yang khas dan berkarakter,” kata koordinator acara Lia Mustafa.
Pagelaran busana Love Indonesia dimulai dengan parade busana bertema Mozaik Menjangan karya Lia Mustafa. Menampilkan 8 outfit yang terinspirasi dari kehidupan biota bawah laut ini pernah ditampilkan di Buleleng Endek Carnival and Fashion beberapa waktu lalu. Parade dilanjutkan dengan 5 koleksi busana karya anggota APPMI yakni Lia Mustafa, Dandy T Hidayat, Amin Hendra, Gege Dejong, dan Ari Sudewo.”Untuk rancangannya tidak ada tema khusus. Ada yang menampilkan busana cocktail, pesta, avangard dan hijab juga ada,”ujar Lia. Di akhir sesi, peragaan busana dengan catwalk sepanjang 25 meter ini dimeriahkan oleh penampilan koleksi desainer muda anggota Klamb?. Seperti Liant, Ayu, Danijab, Ina, Hanifah, Yolanda, Lily, Nanik dan Ameliya.”Peragaan busana ini juga sekaligus menjadi gambaran keberagaman Indonesia yang terwujud dalam busana, dan kami sebagai pelaku industry fesyen tidak ingin ketinggalan mewarnai kemerdekaan ini dengan karya,”ujar Lia.(dya/din/rv)