JOGJA– Sore ini, laga sarat gengsi antara dua tim DIJ akan digelar di Stadion Mandala Krida. PSIM Jogja menjamu PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2014 Grup 5.Di pertemuan pertama Selasa (29/4) lalu, kedua tim harus berbagi skor imbang 0-0 di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Kala itu, Super Elang Jawa-julukan PSS Sleman bertindak sebagai tuan rumah. Hari ini, giliran Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja yang menjadi tuan rumah.Laga sore ini dipastikan akan berlangsung seru, meskipun harus digelar tanpa kehadiran penonton di kedua tim. Kondisi Stadion Mandala Krida yang masih dalam tahap renovasi, serta kekhawatiran “bentrok” antara kedua pendukung masing-masing tim, menjadi alasan panpel dan pihak keamanan melarang laga ini disaksikan penonton.
Laga ini akan semakin panas, lantaran kedua tim masih memiliki peluang yang sama besar kr 16 besar. Poin penuh akan memuluskan langkah itu. Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara optimistis pasukannya akan meraih poin penuh. Meskipun juga tidak didukung suporter, keuntungan bermain di Mandala Krida tentunya tidak akan disia-siakan. “Kalau jadi main pemain jelas harus total. Apalagi bila kalah peluang main di 16 besar otomatis tertutup,” tegasnya.Bagi PSS Sleman, pertandingan ini merupakan yang terakhir untuk PSS di babak penyisihan. Kekalahan jelas mempersempit peluang PSS ke 16 besar. Ya, PSIM sebagai saingan mereka masih memiliki tabungan satu laga melawan Persinga Ngawi setelah menghadapi PSS. Satu kandidat wakil grup 5 lainnya PSBI belum menghadapi dua tim berkandang di Madiun Madiun Putra FC (MPFC) dan Perseman Manokwari. “Untuk itulah laga ini harus dimaksimalkan. Kami harus mendapatkan poin di kandang PSIM Jogja,” ujar Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto. (nes/din)