JOGJA – Resnarkoba Polresta Jogjakarta kembali meringkus empat tersangka mahasiswa yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Penangkapan keempat tersangka dilakukan di kos masing-masing di wilayah Kota Jogja.Penangkapan tersangka berdasarkan adanya laporan masyarakat. Setelah itu petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka berinisial R dibekuk di wilayah Umbulharjo, Jogja. Petugas kemudian mengembangkan penyelidikan. Akhirnya diperoleh tiga tersangka lain berinisial Ny, Dy, dan Ma.Keempatnya kemudian dibawa ke Polresta Jogja untuk menjalani pemeriksaan. Petugas juga menyita barang bukti berupa ganja seberat 623,2 gram yang disimpan di dalam toples. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan beberapa linting ganja yang diduga habis dipakai para tersangka.Dari pemeriksaan, tersangka mendapatkan barang tersebut dari Jakarta. Sedangkan transaksi pembeliannya melalui transfer di ATM. “Barang dikirim melalui jasa pengiriman barang,” kata Kapolresta Jogja Kombes Pol R Slamet Santoso kepada wartawan kemarin (19/8).
Terkait jasa pengiriman barang haram itu, pihak kepolisian pun cukup kesulitan dalam membongkar praktek tersebut. Terlebih, transaksi jual beli dilakukan dengan cara sistem online. Apalagi pengirim menggunakan jalur darat, sehingga sistem deteksi dini pun sulit dilakukan.”Berbeda dengan pengiriman via cargo pesawat. Harus dideteksi dengan sinar X-ray. Sedangkan pengiriman dengan angkutan darat, cenderung tidak dilakukan deteksi,” jelasnya.Pihaknya tidak memungkiri jika saat ini pola peredaran narkoba sudah berkembang. Sudah bukan tradisi pengedar dan pembeli bertatap muka. Cara mendapatkan barang haram itu bisa juga menggunakan internet dengan sistem online.Tentu dengan perkembangan modus peredaran narkoba, pihaknya perlu menjalin koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk jasa pelayanan pengiriman barang, guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di DIJ.”Sedangkan untuk transaksi yang dilakukan secara online, kami akan segera berkoordinasi dengan Polda DIJ,” kata dia.Kemudian terkait penangkapan keempat tersangka, Kasat Resnarkoba Kompol Topo Subroto terus melakukan penyelidikan. Pihaknya juga menyelidiki modus transaksi narkoba melalui sistem ini. “Kami terus lakukan penyelidikan, termasuk modus yang saat ini sedang berkembang,” katanya. (fid/laz)