JOGJA – Dinas Pariwisata DIJ kembali mengadakan Festival Gerobak Sapi (FGS). Bertajuk Melintas Zaman, FGS 2014 akan dikemas dengan lebih matang dan variatif. Hal ini diungkapkan panitia FGS 2014 saat jumpa pers di Kantor Dinas Pariwisata DIJ di Jalan Malioboro kemarin (18/8). Pelaksanaan FGS 2014 akan digelar di lapangan utara Maguwoharjo International Stadium (MIS) pada 23 Agustus hingga 24 Agustus. Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata DIJ Aria Nugrahadi mengungkapkan, FGS 2014 akan dijadikan ikon pariwisata.
“Untuk mengangkat kegiatan seni budaya khususnya gerobak sapu. Sehingga keberadaanya dapat terus lestari. Dampak positifnya, moda transportasi tradisional ini dapat menjadi nilai lebih dalam menunjang pariwisata di Jogjakarta,” kata Aria. Gubernur DIJ Hamengku Buwono X dijadwalkan akan membuka kegiatan ini Minggu (24/8). Dalam kesempatan ini HB X juga rencananya akan meresmikan paguyuban gerobak sapi DIJ. Ketua panitia FGS 2014 Yuyuk Sugarman menambahkan, pelaksanaan festival tahun ini telah berkembang. Jika penyelenggaraan pertama tahun 2013 hanya sebatas karnaval, di tahun ini dikembangkangkan menjadi ragam perlombaan. Selain karnaval gerobak sapi, juga akan ada custom dan off road gerobak sapi. Pembagian peserta telah dilakukan. Itu terdiri dari peserta off road mencapai 12 peserta, 15 peserta custom, dan 195 peserta karnaval. “Ini data sementara yang kita dapatkan. Kemungkinan masih akan bertambah lagi hingga hari pelaksanaan,” tambahnya.
Selain lomba-lomba tersebut juga ada lomba lainnya. Lomba ini terbuka bagi pengunjung yang datang. Ada lomba fotografi, lomba foto selfie, dan lomba design grafis gerobak sapi. Pelaksaan lomba di FGS 2014 ini akan berbeda. Peserta tidak lagi dipungut biaya. Mereka justru mendapatkan subsidi Rp 350 ribu dan bantuan cat. Bantuan ini untuk memeriahkan, khususnya bagi peserta lomba custom. Para pemilik gerobak sapi dituntut kreatif dalam menghias moda transportasi tradisional ini. “Total hadiah mencapai Rp 30 juta dengan hadiah terbesar untuk lomba custom. Sedangkan khusus untuk lomba karnaval memperebutkan piala HB X. Sedangkan lomba custom piala GKR Hemas,” kata penanggung jawab seksi lomba FGS 2014 Fuska. (dwi/din)