MUNGKID – Banyak cara dilakukan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan RI. Seperti yang dilakukan warga di lereng Merapi. Mereka mengadakan lomba yang terbilang unik.Para ibu rumah tangga di Dusun Durenan, Desa Dukun, Kecamatan Dukun mengikuti lomba memindahkan pasir ke dalam bak truk. Mereka memindahkan pasir menggunakan slenggrong. Dalam lomba tersebut, setiap tim terdiri dari lima anggota.Sembari adu cepat menaikan pasir ke dalam bak truk, para suami dan anak-anaknya memberikan semangat dan motivasi dengan berteriak dan bertepuk tangan dari pinggir arena. Lomba ini berlangsung meriah.”Kegiatan ini merupakan upaya warga lereng Merapi ikut memeriahkan HUT ke-69 Kemerdekaan Indonesia,” ujar Ketua Panitia Lomba Bongkar Muat Pasir, Dimas Purbo, kemarin (18/8).
Menurut Dimas, di lereng Merapi, pasir menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. harapannya, lewat lomba tersebut akan terpupuk semangat nasionalisme. Sekaligus mensyukuri kekayaan alam Merapi. “Dari panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan Rp 300 ribu untuk pemenang lomba. Sementara juara ke dua mendapatkan uang Rp 250. Selain ibu-ibu, kaum pria juga lomba adu cepat menylenggrong pasir satu lawan satu,” jelasnya.Kades Dukun Tanto Bhumi menambahkan, selain lomba adu cepat menaikan pasir, warga Dukun juga menyelenggarakan lomba tangkap lele di sawah. Sebanyak 50 peserta berebut lima kilogram ikan lele. Lomba tersebut sebagai sarana kampanye meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Merapi.Dijelaskan, peringatan HUT RI tidak lepas dari perjuangan pahlawan kemerdekaan yang berhasil mengangkat harkat dan derajat kaum perempuan Indonesia. Kini, para perempuan sejajar dengan pria, termasuk dalam mencari jenis pekerjaan.Dari lomba tersebut, panitia ingin menunjukkan perempuan di lereng Merapi juga bisa mandiri dan mampu mencari nafkah membantu suami. “Para ibu rumah tangga bisa memfungsikan diri sebagai pencari nafkah tanpa meninggalkan kodrat sebagai kaum perempuan,” katanya.(ady/hes)