KULONPROGO – Prestasi yang diraih kelompok tani (KT) Ngudi Rukun asal Kulonprogo berhasil menyita perhatian pemerintah pusat. Atas pretasinya, KT Ngudi Rukun diikutkan dalam lomba pengelolaan tanaman terpadu (PTT) Kedelai Tingkat Nasional. Untuk kepentingan tersebut, tim penilai lomba yang dipimpin Ir Rita Mezu MM datang langsung ke Kulonprogo untuk memberikan pembinaan.Ketua Tim Penilai Ir.Rita Mezu MM menyatakan bahwa lomba yang digelar ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap petani yang gigih dalam usaha bertani. “Dengan lomba seperti ini, diharapkan petani akan semakin maju dalam mengembangkan pertanian, dan terus berjuang untuk menjadi petani yang lebih baik lagi,” katanya.Dikatakan, dalam bekerja, tim penilai hanya bertugas melakukan verifikasi apa yang sudah dilakukan tim provinsi dan kabupaten. “Hasil verifikasi kami, secara umum sudah bagus. Jika dilihat dari sisi teknis dan aspek, juga sudah berjalan sesuai aturan. Pembinaan petugas juga sudah dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Wabup Kulonprogo Sutedjo mengungkapkan, kedelai merupakan bahan baku produksi pangan yang setiap hari dikonsumsi dan sangat dibutuhkan masyarakat. Bahkan limbahnya juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. “Kedelai memiliki nilai ekonomis yang tinggi, jika dikelola dengan baik dan benar, hasilnya sangat menjanjikan dan bisa mensejahterakan petani,” katanya.Berkenaan itu, dengan terpilihnya KT Ngudi Rukun dari Kecamatan Lendah untuk diikutkan dalam lomba tingkat nasional, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pemerintah daerah Kulonprogo dan masyarakat secara umum. “Tentu ini harus diapresiasi, harus disuport, dan apa yang menjadi keberhasilan KT Ngudi Rukun ini harus kita tularkan ke petani-petani lainnya di Kulonprogo,” tandasnya.Seperti diketahui, prestasi KT Ngudi Rukun sebelum maju tingkat nasional, telah meraih juara I lomba PTT Kedelai Tingkat Kabupaten Kulonprogo pada Februari lalu. Selanjutnya pada awal Juni kemarin meraih Peringkat I Lomba PTT Komoditas Kedelai Tingkat DIJ. (tom/jko)