WONOSARI – Pemerintah tengah menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Desa Karangrejek, Wonosari, Gunungkidul. Rusunawa yang dibangun lima lantai ini dianggarkan Rp 26 miliar, dan akan diperuntukkan bagi 198 kepala keluarga (KK) warga miskin.Direksi Pengawas Rusunawa Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul Nanang Irawan mengatakan, pembangunan Rusunawa ini memanfaatkan lahan tanah kas Desa Karangrejek seluas 8000 meter persegi. “Dalam pengajuan awal, pembangunan Rusunawa ini diusulkan anggaran Rp 32 miliar, namun hanya disetujui Rp 26 miliar,” katanya.Proses pembangunan sudah dimulai sejak awal tahun lalu, namun diakui belum jelas kapan rampungnya. “Contohnya soal biaya tanah urug, sesuai plafon yang ada Rp 190-an juta sudah habis, namun sampai sekarang masih kurang,” kata Nanang.
Nanang tidak bisa memprediksikan kapan Rusunawa ini akan selesai. Dirinya mengaku hanya sebagai pelaksana teknis lapangan, sementara dokumen kontrak yang mengurusi adalah satuan kerja (satker) pusat. “Saat ini pembangunan fisik sudah selesai sekitar 50 persen dari yang direncanakan. Nantinya, jika sudah selesai pengerjaannya, Rusunawa ini bisa langsung ditempati,” ungkapnya. Pembangunan Rusunawa dibuat lima lantai. Lantai terbawah akan diperuntukkan bagi kaum difabel dan fasilitas sosial. Khusus fasilitas sosial ini, nantinya tidak ada biaya. Sementara untuk lantai dua dan seterusnya akan dikenakan biaya sewa, dan lantai paling atas ditawarkan Rp 200 ribu per kamar. “Sewa ada formulasi sendiri, tapi tidak beda jauh dengan daerah lain. Sebagai perkiraan, untuk lantai paling atas Rp 200 ribu,” ujarnya.
Tentang warga yang diperbolehkan menempati Rusunawa, menurut Nanang, dipastikan warga miskin, dan saat ini sebagian besar calon penghuninya sudah ada. “Tapi tidak menutup kemungkinan ada pergeseran nama, karena penentunya ada di pusat. Terlebih, nama-nama yang telah masuk, bisa jadi saat nanti Rusunawa ini diresmikan, kehidupan ekonominya sudah lebih baik,” terangnya.Warga sekitar dibangunnya Rusunawa menyambut baik pembangunan Rusunawa ini. Hanya saja warga berpesan agar pemanfaatan Rusunawa ini benar-benar kena sasaran. “Kami mendukung pembangunan rusunawa ini, namun kami berharap para penghuninya tepat sasaran. Dengan begitu tujuan awal bahwa rumah itu bakal digunakan untuk warga kurang mampu, bisa terlaksana,” kata Baryono. (gun/jko)