MUNGKID – Pada akhir jabatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang 2014-2019, gedung para wakil rakyat tersebut mengalami penambahan ruangan. Gedung lama DPRD dinilai kurang. Karenanya, diperlukan penambahan ruangan baru. Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang Mulyono menyatakan, selama ini ruang DPRD yang ada di gedung lama jauh dari cukup. Kondisi tersebut membuat beberapa rapat yang seharusnya menggunakan ruang tersendiri harus meminjam ruang yang ada.Sesuai rencana, proyek pembangunan gedung tambahan yang tengah dilaksanakan tersebut, akan selesai akhir Desember nanti. “Penambahan ruang, tujuannya agar gedung DPRD Kabupaten Magelang lebih representatif,” tegas Mulyono kemarin (20/8).
Ia melanjutkan, sejauh ini ada 21 ruang yang ada di gedung lama. Antara lain, ruang pimpinan, ruang sekretariat, ruang komisi, dan ruang peralatan. Jumlah tersebut diperkirakan perlu mendapat tambahan sekitar 12 ruangan lagi. “Ruang tambahan itu nantinya bisa dipakai sebagai ruang fraksi, ruang badan anggaran, ruang badan legislatif, ruang badan kehormatan, dan beberapa ruang rapat lainnya,” imbuh Mulyono.Pembangunan ruang tambahan tersebut, ungkap Mulyono, sudah diusulkan sejak 2013. Namun, karena belum menjadi prioritas, baru terealisasi pada APBD 2014.Mereka yang mengusulkan merupakan anggota dewan periode 2009-2014. “Rencananya, akan dibangun dua lantai,” papar Mulyono.
Sementara itu, Set Engineer PT Bumi Mas Perdana Sapto H mengatakan, proyek pembangunan gedung tambahan direncanakan selesai akhir Desember 2014. Proyek tersebut dibiayai dengan dana APBD 2014 senilai Rp 5,4 miliar. “Anggaran tersebut sudah termasuk biaya keseluruhan. Baik pembangunan gedung maupun pengadaan mebel,” papar Sapto.Bangunan yang dikerjakan memiliki luasan 33×14 meter persegi dan direncanakan dua lantai. “Proyek sudah dimulai sejak Juli lalu. diperkirakan akhir Desember sudah selesai,” katanya.(ady/hes)